GIANYAR, BALI | Sentrapos.co.id – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan tiga ekor kucing peliharaan dalam kondisi memprihatinkan di Kabupaten Gianyar, Bali. Hewan tersebut ditemukan terikat di depan sebuah rumah di Jalan Jaya Negara dalam keadaan basah kuyup dan kedinginan akibat diguyur hujan.
Video tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Yayasan Rumah Singgah Clow. Unggahan itu memicu gelombang kecaman dari warganet serta mendorong komunitas pecinta hewan untuk bergerak cepat ke lokasi.
Proses Evakuasi Sempat Memanas
Sejumlah relawan mendatangi rumah pemilik kucing dengan maksud menyelamatkan hewan tersebut. Namun, proses evakuasi tidak berjalan mulus.
Dalam laporan di lapangan, pemilik kucing disebut sempat menolak melepaskan hewan peliharaannya tanpa imbalan dan meminta uang tebusan.
“Pemilik kucing sempat meminta uang tebusan sebesar satu juta rupiah untuk melepaskan dua ekor kucing tersebut,” demikian keterangan yang beredar dalam laporan relawan.
Ketegangan saat proses negosiasi kembali direkam dan tersebar luas di media sosial, memperpanjang polemik di ruang publik.
Polisi Lakukan Mediasi
Menanggapi situasi yang memanas, aparat dari Polsek Gianyar dan Polres Gianyar turun tangan untuk melakukan pendampingan serta mediasi antara pemilik kucing dan para relawan.
Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda Gusti Ngurah Suardita, menyampaikan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Polres Gianyar bersama Polsek Kota dan Polsek Sukawati sudah menindaklanjuti berita tersebut dengan melakukan penyelidikan. Polsek Gianyar sudah mendampingi rekan-rekan relawan untuk melakukan pengambilan kucing tersebut,” ujar Ipda Gusti Ngurah Suardita.
Setelah melalui mediasi yang cukup alot, pemilik akhirnya bersedia menyerahkan ketiga kucing tersebut kepada relawan untuk diadopsi dan dirawat.
Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Pihak kepolisian menyatakan kasus tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Saat ini, kucing-kucing yang sebelumnya terikat telah berada di bawah pengawasan komunitas pecinta hewan untuk mendapatkan perawatan medis serta pemulihan kondisi akibat paparan hujan dan suhu dingin.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesejahteraan hewan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan atau menelantarkan hewan peliharaan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan dugaan perlakuan tidak layak terhadap hewan.
Kasus viral di Gianyar ini menunjukkan bahwa respons cepat masyarakat dan aparat dapat mencegah kondisi yang lebih buruk serta memastikan perlindungan terhadap hewan tetap ditegakkan sesuai aturan yang berlaku. *




















