Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWAVIRAL

Viral Video Lele Mentah Menu MBG di Pamekasan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Pademawu

29
×

Viral Video Lele Mentah Menu MBG di Pamekasan, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Pademawu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PAMEKASAN | Sentrapos.co.id – Viral video yang menampilkan menu lele mentah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, memicu polemik di masyarakat. Menyusul kontroversi tersebut, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pademawu Buddagan resmi dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional.

Penghentian sementara dilakukan sebagai langkah evaluasi terhadap proses pengolahan makanan hingga sistem distribusi dalam program MBG di wilayah tersebut.

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN Albertus Dony Dewantoro mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pihaknya melakukan peninjauan terhadap polemik yang berkembang di masyarakat.

“Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, permasalahan tersebut dinilai telah menghambat proses distribusi dalam program MBG. Oleh karena itu operasional SPPG Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan,” ujar Dony dalam keterangannya.

Evaluasi Proses Pengolahan Makanan

Selama masa penghentian operasional, pengelola dapur program gizi akan menjalani proses evaluasi, pembinaan, serta perbaikan sistem operasional.

Langkah ini bertujuan memastikan seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari pengolahan hingga distribusi kepada penerima manfaat, berjalan sesuai standar keamanan pangan dan kualitas gizi yang telah ditetapkan.

BGN menegaskan operasional dapur layanan akan kembali dibuka setelah seluruh proses evaluasi selesai dilakukan oleh pihak berwenang.

“Operasional SPPG akan kembali berjalan setelah proses evaluasi, pembinaan, serta perbaikan dinyatakan selesai,” jelasnya.

Video Menu Lele Mentah Viral

Polemik bermula dari video yang beredar di media sosial pada 9 Maret 2026 yang memperlihatkan menu MBG berupa lele mentah yang telah dimarinasi di salah satu sekolah di Pamekasan.

Video tersebut memicu beragam reaksi publik karena menu tersebut dianggap tidak layak dikonsumsi oleh siswa.

Menanggapi hal itu, ahli gizi dari dapur layanan SPPG setempat, Fikri Kuttawakil, menjelaskan bahwa penggunaan lele mentah sebenarnya merupakan bagian dari metode marinasi dalam proses pengolahan makanan.

“Lele dimarinasi untuk menjaga kandungan gizi dan meningkatkan protein pada menu hari itu. Dengan metode tersebut, lele juga bisa bertahan hingga satu hari,” kata Fikri.

BGN: Video Tidak Tampilkan Menu Lengkap

Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang menyatakan bahwa video yang beredar di media sosial tidak memperlihatkan keseluruhan paket makanan yang disiapkan.

Menurutnya, menu yang disediakan sebenarnya terdiri dari beberapa komponen makanan yang telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.

“Menu yang disiapkan sebenarnya lengkap. Namun video yang beredar hanya memperlihatkan sebagian menu karena pihak sekolah menolak mengeluarkan paket makanan dari kendaraan distribusi,” ujarnya.

Program MBG Layani Ribuan Penerima

SPPG Pademawu Buddagan diketahui melayani ribuan penerima manfaat, mulai dari pelajar, ibu hamil, hingga balita.

Program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat melalui distribusi makanan bergizi secara terukur.

BGN menegaskan bahwa setiap menu yang disajikan dalam program tersebut telah dirancang dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi serta standar keamanan pangan.

“Program MBG menempatkan keamanan pangan dan kualitas gizi sebagai prioritas utama. Kami terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar proses distribusi makanan berjalan sesuai standar,” tegas BGN. (*)

Example 300250