JAKARTA | Sentrapos.co.id – Sebuah mobil listrik merek BYD berwarna hitam mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pembatas jalan hingga tercebur ke kolam air mancur Bundaran Hotel Indonesia, Rabu (25/3/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu langsung menjadi perhatian publik setelah video dan rekaman CCTV beredar luas di media sosial.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan rekaman yang beredar, mobil tersebut melaju dari arah jalan utama sebelum menabrak cone pembatas. Kendaraan kemudian menghantam kanstin atau pembatas trotoar hingga akhirnya masuk ke dalam kolam air mancur.
Saksi mata di lokasi, Taufik (40), mengaku melihat situasi mendadak ramai oleh petugas.
“Saya dengar dari rekan-rekan, ada mobil nabrak air mancur dan masuk ke dalam kolam,” ujar Taufik.
Ia menyebutkan kejadian berlangsung saat pergantian shift penjagaan di kawasan tersebut.
Evakuasi Dramatis
Tak lama setelah kejadian, petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan langsung melakukan evakuasi. Mobil yang berada di dalam kolam kemudian ditarik keluar menggunakan kendaraan derek.
“Saya lihat mobil warna hitam dikeluarkan dari kolam, lalu langsung dibawa pergi,” tambahnya.
Menariknya, saat proses evakuasi berlangsung, tidak terlihat adanya sopir maupun penumpang di dalam kendaraan tersebut.
Kerusakan di Lokasi
Akibat benturan keras, bagian kanstin di sisi selatan Bundaran HI mengalami kerusakan cukup parah. Beton setinggi sekitar 20 sentimeter terlihat ambrol dengan panjang kerusakan mencapai kurang lebih lima meter.
Namun, kondisi kolam air mancur dilaporkan tetap utuh tanpa kerusakan signifikan. Lampu di dalam kolam juga tidak mengalami pecah atau goresan.
Respons Aparat Masih Ditunggu
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kecelakaan maupun keberadaan pengemudi.
Kasus ini kini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
Edukasi: Waspada Berkendara di Area Ikonik Kota
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama di kawasan strategis dan padat seperti Bundaran HI.
Faktor kecepatan, konsentrasi, serta kondisi kendaraan menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan berkendara. (*)




















