Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWAVIRAL

Viral Mobil Terbakar di Mampang Jaksel, Polisi Ungkap Penyebabnya: Berawal dari Anak Bakar Kertas

48
×

Viral Mobil Terbakar di Mampang Jaksel, Polisi Ungkap Penyebabnya: Berawal dari Anak Bakar Kertas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Sebuah video yang memperlihatkan mobil terbakar di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, viral di media sosial dan memicu perhatian warganet. Dalam rekaman tersebut tampak sejumlah warga mengerumuni lokasi sambil menyaksikan kendaraan yang dilalap api hingga mengeluarkan asap hitam tebal.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Jalan Bangka 9, Mampang, Jakarta Selatan. Polisi memastikan kebakaran mobil tersebut bukan disebabkan oleh petasan, melainkan dipicu oleh aktivitas anak-anak yang bermain api.

Kapolsek Mampang AKP Dian Purnomo menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula ketika beberapa anak sedang bermain dan membakar kertas di sekitar area parkir kendaraan.

“Menurut keterangan saksi-saksi bahwa kejadian tersebut diawali dengan adanya anak-anak yang sedang bermain kemudian membakar kertas,” ujar AKP Dian Purnomo, Selasa (10/3/2026).

Api Merembet dari Kursi ke Mobil Terparkir

Dian mengungkapkan bahwa anak-anak tersebut tidak hanya membakar kertas, tetapi juga melempar kursi yang sudah terbakar ke arah mobil yang terparkir di lokasi kejadian.

Api dari kursi yang terbakar itu kemudian merembet ke bagian bodi kendaraan hingga memicu kebakaran yang cukup besar.

“Api membakar kursi dan merembet ke body mobil depan. Jadi bukan karena petasan,” jelas Dian.

Akibat kejadian tersebut, mobil yang terparkir di lokasi mengalami kerusakan akibat dilalap api, sementara warga sekitar sempat panik melihat kobaran api dan asap hitam yang membumbung tinggi.

Polisi Lakukan Olah TKP

Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas dari Unit Reskrim Polsek Mampang bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan kronologi peristiwa kebakaran tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama agar tidak melakukan aktivitas berbahaya yang dapat memicu kebakaran atau kejadian yang merugikan. (*)