Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
PERISTIWAVIRAL

Viral Penggerebekan Konter Ponsel di Meulaboh, Kasus Diserahkan ke Wilayatul Hisbah

144
×

Viral Penggerebekan Konter Ponsel di Meulaboh, Kasus Diserahkan ke Wilayatul Hisbah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ACEH BARAT | Sentrapos.co.id — Sebuah video penggerebekan di sebuah konter ponsel di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi publik. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (27/2/2026) dini hari itu membuat kata kunci terkait “Dea Store Meulaboh” ramai dicari warganet.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi apakah nama “Dea Store” merupakan identitas usaha yang sah atau sekadar sebutan yang viral di media sosial.


Kronologi Penggerebekan

Peristiwa bermula di Gampong Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, tepatnya di sebuah konter smartphone di Jalan Teuku Umar. Warga setempat mengaku telah lama mencurigai aktivitas di lokasi tersebut.

Menurut Dani, Tuha Peut Gampong Panggong, kecurigaan muncul karena toko sudah tutup, namun salah satu karyawati belum pulang. Tak lama kemudian, pemilik toko disebut datang dan masuk ke dalam konter pada malam hari.

Warga kemudian mendatangi lokasi secara beramai-ramai menjelang waktu imsak. Saat pintu dibuka, kondisi ruangan dalam keadaan tertutup dan gelap.

Dari hasil interogasi warga, tidak ditemukan bukti adanya tindakan asusila. Namun, disebutkan adanya pembicaraan yang mengarah pada dugaan rencana perbuatan terlarang. Warga akhirnya memberikan peringatan keras kepada pemilik konter.


Video Viral dan Respons Publik

Rekaman amatir kejadian tersebut menyebar luas di TikTok dan platform media sosial lainnya. Dalam video tampak seorang perempuan digiring keluar oleh warga. Situasi sempat memanas karena kerumunan massa, meski tidak terjadi bentrokan lanjutan.

Sejak itu, pencarian terkait kasus ini meningkat tajam di mesin pencari. Banyak warganet mempertanyakan kronologi sebenarnya serta kebenaran dugaan yang beredar.

Identitas lengkap kedua pihak hingga kini tidak dipublikasikan guna menghindari dampak sosial yang lebih luas.

Example 300250