JAKARTA | Sentrapos.co.id — Insiden penumpang menahan pintu kereta cepat Whoosh menuai sorotan publik. KCIC menegaskan tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun karena berpotensi merusak sarana dan mengganggu operasional perjalanan.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengecam keras aksi tersebut yang sempat viral di media sosial.
“Kami mengecam tindakan penumpang yang menahan pintu kereta. Selain melanggar aturan, hal ini berpotensi merusak sarana serta merugikan ratusan penumpang akibat keterlambatan,” tegas Eva dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026).
Peristiwa itu terjadi pada perjalanan Whoosh rute Padalarang–Halim, 7 April 2026. Seorang penumpang diketahui sengaja menahan pintu yang sedang menutup karena barang miliknya tertinggal di peron.
Akibat tindakan tersebut, sistem sensor pintu otomatis terganggu. Dampaknya, jadwal keberangkatan yang seharusnya pukul 07.23 WIB mundur menjadi 07.25 WIB.
KCIC menjelaskan, setiap rangkaian Whoosh telah dilengkapi sistem pintu otomatis berstandar tinggi yang menjadi bagian penting dari keselamatan perjalanan.
“Menahan pintu secara paksa menyebabkan sistem tidak berfungsi optimal dan berpotensi menimbulkan kerusakan jangka panjang,” jelas Eva.
Penumpang Wajib Patuhi Aturan
KCIC menegaskan seluruh penumpang wajib mengikuti prosedur keselamatan yang telah ditetapkan. Petugas telah disiagakan di peron maupun di dalam kereta untuk memastikan proses naik penumpang berjalan aman sebelum pintu ditutup.
Penumpang juga diimbau untuk memastikan seluruh barang bawaan tidak tertinggal, karena menjadi tanggung jawab masing-masing.
Jika terjadi kehilangan, KCIC menyediakan layanan lost and found yang dapat diakses melalui petugas.
“Jika ada barang tertinggal, segera koordinasikan dengan petugas. Jangan mengambil tindakan sendiri yang berisiko,” tegas Eva.
Penumpang Telah Ditegur
KCIC menyampaikan bahwa penumpang yang melakukan pelanggaran telah diberikan teguran agar tidak mengulangi perbuatannya.
Manajemen berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi seluruh pengguna Whoosh agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan bersama.
“Kami berharap seluruh penumpang mematuhi aturan, tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun mengganggu operasional kereta,” pungkas Eva. (*)
Poin Utama Berita
- Penumpang Whoosh menahan pintu kereta hingga viral di media sosial
- KCIC mengecam tindakan karena melanggar aturan dan berisiko merusak sarana
- Insiden menyebabkan keterlambatan jadwal keberangkatan
- Sistem pintu otomatis terganggu akibat tindakan paksa
- Penumpang diimbau patuhi aturan dan manfaatkan layanan lost and found
- Pelaku telah diberi teguran oleh pihak KCIC

















