Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWAVIRAL

Viral Prajurit TNI Diduga Beli Narkoba di Jaktim, Koptu YP Positif dan Ditahan

46
×

Viral Prajurit TNI Diduga Beli Narkoba di Jaktim, Koptu YP Positif dan Ditahan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Jagat media sosial dihebohkan video yang memperlihatkan seorang prajurit TNI mengenakan seragam loreng diduga tengah membeli narkotika jenis sabu di kawasan Matraman.

Menanggapi viralnya video tersebut, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melalui Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Donny Pramono, membenarkan bahwa sosok dalam video merupakan oknum prajurit TNI AD berinisial Koptu YP.

“Dari hasil pendalaman, yang bersangkutan merupakan prajurit TNI AD dari satuan Puspalad dan saat ini telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Donny, Kamis (26/3/2026).

Tes Urine Positif, Jalani Proses Hukum

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Koptu YP mengakui telah membeli dan menggunakan narkoba. Hal ini diperkuat dengan hasil tes urine yang menunjukkan positif.

“Yang bersangkutan mengakui perbuatannya, dan hasil tes urine menunjukkan positif,” tegas Donny.

Saat ini, Koptu YP telah ditahan di satuannya dan menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan militer.

Video Viral Ternyata Gabungan Dua Kejadian

TNI AD juga memberikan klarifikasi penting terkait video yang beredar luas. Disebutkan bahwa rekaman tersebut merupakan gabungan dari dua potongan kejadian yang berbeda dan tidak saling berkaitan.

Salah satu potongan video menampilkan kendaraan dinas milik Kostrad yang sempat menimbulkan spekulasi publik.

“Kendaraan dinas Kostrad beserta pengemudinya merupakan kejadian terpisah dan tidak terkait dengan dugaan transaksi narkoba,” jelas Donny.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pengemudi kendaraan tersebut diketahui hanya sedang berkunjung ke rumah rekannya di lokasi yang sama.

Komitmen TNI AD Berantas Narkoba

TNI AD menegaskan bahwa tindakan Koptu YP merupakan perbuatan oknum yang tidak mencerminkan nilai-nilai keprajuritan.

“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika,” tegas Donny.

Pihaknya memastikan proses hukum akan berjalan transparan dan tegas sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memberantas narkoba di lingkungan TNI.

Imbauan Bijak Bermedia Sosial

TNI AD juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial, terutama yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengonfirmasi informasi kepada instansi terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik sekaligus pengingat pentingnya integritas aparat serta bahaya penyalahgunaan narkoba di semua lini. (*)