Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
VIRAL

Viral Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Pastikan Itu Biawak Hidup

18
×

Viral Pria Diduga Gendong Mayat di Tambora, Polisi Pastikan Itu Biawak Hidup

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA BARAT | Sentrapos.co.id – Media sosial sempat digegerkan dengan beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria berjalan di sebuah gang sambil menggendong benda yang diduga mayat di Tambora, Jakarta Barat. Peristiwa dalam video tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Dalam rekaman CCTV yang viral, pria tersebut tampak berjalan santai sambil memanggul sesuatu yang dibungkus kain putih. Narasi yang menyertai unggahan video menyebutkan bahwa pria itu membawa mayat, lantaran terlihat bagian yang menyerupai kaki menjuntai dari bungkusan tersebut.

Namun, hasil penelusuran aparat kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pria tersebut bukan membawa mayat manusia, melainkan seekor biawak hidup.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, Arfan Zulkan Sipayung, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian dan mencocokkan identitas pria dalam video dengan rekaman CCTV yang beredar.

“Pria tersebut membawa biawak, bukan mayat,” ujar AKBP Arfan Zulkan Sipayung, Minggu (8/2/2026).

Ia menjelaskan, petugas telah memastikan kesesuaian antara rekaman CCTV, pakaian yang dikenakan pria tersebut, serta keterangan saksi di lokasi.

“Anggota kami sudah cek langsung ke lokasi. Rekaman CCTV sudah dicocokkan dengan orangnya, termasuk pakaian yang dipakai. Semuanya sesuai,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, pria tersebut awalnya berniat menjual biawak tersebut. Namun karena tidak laku, ia memutuskan untuk membawanya pulang dan berencana memeliharanya.

Untuk memudahkan membawa hewan tersebut, pria itu membungkus biawak menggunakan koran dan kain. Karena tidak memiliki uang untuk membayar transportasi, ia memilih berjalan kaki menuju tempat tinggalnya di Tambora.

Adapun biawak tersebut memiliki panjang sekitar 1,7 meter dan diketahui dibawa dari kawasan Petojo menuju kontrakannya di Tambora.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai narasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi, serta meminta warga tetap tenang dan melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian mencurigakan di lingkungan sekitar. *