Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
VIRAL

Viral Remaja Diduga Berbuat Tak Pantas di Minimarket Bondowoso, Warga Minta Pengawasan Ditingkatkan

22
×

Viral Remaja Diduga Berbuat Tak Pantas di Minimarket Bondowoso, Warga Minta Pengawasan Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BONDOWOSO | Sentrapos.co.id – Jagat media sosial di Kabupaten Bondowoso dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 31 detik yang memperlihatkan sepasang remaja diduga melakukan tindakan tidak pantas di area terbuka sebuah minimarket.

Peristiwa tersebut disebut terjadi di wilayah Kelurahan Nangkaan, tepatnya di jalur utama Bondowoso–Jember. Rekaman video diambil oleh warga dari dalam mobil dan kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial serta aplikasi pertemanan.

Dalam video yang beredar, terlihat dua remaja—seorang pemuda berbaju putih dan seorang pemudi berbaju merah muda—duduk di area istirahat minimarket dan saling berpelukan dalam waktu cukup lama pada siang hari.

Hingga kini, identitas kedua remaja tersebut belum diketahui. Belum ada keterangan resmi dari aparat terkait mengenai tindak lanjut peristiwa tersebut.


Warga Resah, Minta Pengawasan Diperketat

Salah satu warga Bondowoso, Oky, menyayangkan kejadian tersebut karena terjadi di ruang publik pada jam aktivitas masyarakat.

“Ini sangat meresahkan karena dilakukan pada jam-jam aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, khususnya usia remaja. Selain itu, ia mendorong adanya patroli rutin dari aparat penegak ketertiban.

Peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dinilai penting dalam mencegah potensi pelanggaran ketertiban umum di ruang-ruang publik.


Edukasi dan Peran Keluarga Jadi Kunci

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa pengawasan orang tua dan pendidikan karakter di lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk perilaku remaja. Selain penegakan aturan, pendekatan edukatif dinilai lebih efektif untuk mencegah kejadian serupa.

Pemerintah daerah bersama aparat terkait diharapkan dapat meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan, terutama kawasan publik yang ramai dikunjungi masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam menyikapi dan membagikan konten viral, serta tidak menyebarluaskan identitas pihak-pihak yang belum terverifikasi demi menjaga hak privasi dan perlindungan anak. (*)