LOMBOK TIMUR | Sentrapos.co.id – Sebuah video asusila yang diduga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial dan aplikasi pesan singkat. Pria dalam video tersebut disebut-sebut sebagai ketua kelompok KKN di salah satu desa setempat.
Berdasarkan informasi yang beredar, video berdurasi 13 menit 17 detik itu menyebar luas melalui aplikasi WhatsApp sejak akhir pekan lalu. Rekaman diduga diambil di sebuah kamar yang disebut sebagai posko KKN di wilayah desa lokasi pengabdian.
Kepala desa setempat membenarkan bahwa pasangan yang muncul dalam video tersebut merupakan mahasiswa KKN di wilayahnya. Namun, ia menegaskan tidak mengetahui waktu dan lokasi pasti perekaman video tersebut.
“Benar, yang bersangkutan memang KKN di desa kami. Namun terkait video itu, saya sama sekali tidak mengetahui kapan dan di mana direkam,” ujar Kepala Desa saat dikonfirmasi.
Ia juga menyebutkan bahwa pria dalam video tersebut merupakan ketua kelompok KKN. Saat ini, seluruh mahasiswa KKN yang bersangkutan telah ditarik oleh pihak kampus karena masa KKN berakhir pada 5 Februari 2026.
“Mereka menyewa rumah warga sebagai posko. Masa KKN sudah selesai dan mahasiswa sudah pulang,” jelasnya.
Sementara itu, Polres Lombok Timur menyatakan masih melakukan penelusuran dan pendalaman terkait kebenaran serta asal-usul video yang beredar.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Nicolas Osman, mengatakan pihak kepolisian belum dapat memastikan keaslian video tersebut.
“Kami akan cek dan telusuri terlebih dahulu kebenarannya,” ujar AKP Nicolas Osman.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan ulang konten bermuatan asusila, karena dapat melanggar hukum serta merugikan pihak-pihak yang terlibat. Proses klarifikasi akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. *




















