BATANG | Sentrapos.co.id – Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan berjoget dengan pakaian tidak pantas saat momen halalbihalal di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, viral di media sosial dan memicu sorotan publik.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sore. Dalam video yang beredar luas di berbagai platform, termasuk grup WhatsApp, terlihat seorang perempuan berjoget di tengah kerumunan warga.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa perempuan tersebut merupakan warga Pageruyung, Kabupaten Kendal.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Desa Gunungsari, Tutur Budiyono, angkat bicara dan memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak berlangsung di area utama kegiatan halalbihalal.
“Kejadian itu tidak berada di lokasi inti acara halalbihalal desa. Jadi perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujar Tutur dalam keterangannya.
Menurutnya, kegiatan halalbihalal yang digelar oleh pemerintah desa tetap berjalan dengan tertib dan sesuai norma. Ia juga menyayangkan adanya insiden yang mencoreng suasana kebersamaan dalam momen silaturahmi tersebut.
Viralnya video ini memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian mengecam aksi tersebut karena dianggap tidak pantas, terlebih terjadi dalam suasana kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Di sisi lain, aparat desa mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah menyimpulkan tanpa mengetahui fakta secara utuh.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menghakimi. Pastikan informasi yang diterima benar dan tidak menyesatkan,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga etika dan norma di ruang publik, terlebih dalam kegiatan yang bersifat sosial dan keagamaan. (*)
Poin Utama Berita
- Video wanita joget tidak pantas di acara halalbihalal Batang viral
- Kejadian terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sore
- Perempuan diduga berasal dari Pageruyung, Kendal
- Video menyebar luas di media sosial dan WhatsApp
- Kepala Desa Gunungsari beri klarifikasi
- Insiden disebut tidak terjadi di area utama acara
- Publik bereaksi beragam, banyak yang mengecam
- Warga diimbau bijak dalam menyikapi informasi viral

















