Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWAVIRAL

Viral! WNA Diduga Tak Bayar Ongkos Ojol di Badung, Keributan di Dalung Permai Berakhir Dibayar Warga

199
×

Viral! WNA Diduga Tak Bayar Ongkos Ojol di Badung, Keributan di Dalung Permai Berakhir Dibayar Warga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BADUNG | Sentrapos.co.id — Sebuah video yang memperlihatkan perselisihan antara seorang perempuan warga negara asing (WNA) dengan pengemudi ojek online (ojol) viral di media sosial. Keributan tersebut dipicu persoalan ongkos perjalanan yang disebut belum dibayar.

Dalam rekaman video yang beredar, pengemudi ojol terlihat menagih ongkos perjalanan kepada perempuan WNA tersebut. Namun perempuan itu justru memarahi pengemudi dengan nada tinggi sambil berjalan menuju sebuah gang di kawasan permukiman warga.

Situasi sempat memanas hingga keduanya terlibat aksi saling dorong di pinggir jalan, yang kemudian menarik perhatian warga sekitar.


Keributan Terjadi di Dalung Permai

Peristiwa itu terjadi di Gang Blok D3, Perumahan Dalung Permai, Lingkungan Bhineka Asri, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita.

Seorang warga yang berada di lokasi mengatakan keributan bermula ketika pengemudi ojol menagih ongkos perjalanan dari Seminyak menuju Canggu yang nilainya disebut mencapai Rp200 ribu.

“Kata ojol, dia pesan ojek dari Seminyak ke Canggu, terus turun di Dalung. Tapi sampai di sini, pengakuan ojek ke warga, WNA itu belum bayar Rp200 ribu,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Keributan tersebut terjadi saat sejumlah warga tengah berbelanja dari pedagang sayur keliling di sekitar lokasi. Penolakan WNA untuk membayar ongkos membuat pengemudi ojol emosi hingga sempat terjadi aksi saling dorong.

“Datanglah mereka marah-marah ribut. Kami tidak mengerti percakapan mereka karena pakai bahasa asing. Pedagang burung di depan akhirnya mau membayar dulu supaya masalah cepat selesai,” lanjut warga yang enggan disebutkan namanya.


WNA Mengaku Ongkos Sudah Dibayar

Saksi lain di lokasi, Bu Erwin, mengaku sempat mencari bantuan anak muda yang bisa berbahasa Inggris untuk mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

Menurut pengakuan perempuan WNA tersebut, ongkos perjalanan sebenarnya sudah dibayarkan oleh teman lelakinya ketika berangkat dari Seminyak.

“Dia mengaku sudah dibayarkan teman lelakinya di Seminyak sebesar Rp200 ribu. Itu pengakuannya, tapi kami juga tidak tahu pasti benar atau tidak,” kata Bu Erwin.

Meski demikian, pengemudi ojol tetap bersikeras bahwa dirinya belum menerima pembayaran sama sekali. Perdebatan pun semakin memanas.

Untuk meredakan situasi, warga akhirnya berinisiatif meminjam uang dari pedagang burung di dekat lokasi untuk membayar ongkos perjalanan tersebut.

“Saya minta tolong pinjam uang dulu buat bayarin ongkos ojek bulenya. Akhirnya dibayar Rp150 ribu saja dan pengemudi ojol menerima, lalu pergi,” tutur Bu Erwin.


WNA Tinggalkan Rumah Kontrakan

Warga setempat menyebut perempuan WNA tersebut sudah hampir satu tahun tinggal di sebuah rumah kontrakan di Lingkungan Bhineka Asri. Meski jarang berinteraksi, ia dikenal warga karena sering pulang ke kontrakan pada pagi hari setelah keluar pada malam hari.

“Dia biasanya cuma menyapa ‘papi, mami, good morning’. Pernah juga kami dipinjami uang untuk bayar ojek, tapi katanya akan dikembalikan,” ungkap seorang warga asal Tabanan.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Banjar Bhineka Asri, Made Suarjana, mengatakan rumah kontrakan yang ditempati WNA tersebut kini sudah kosong.

“Sekitar jam 1 malam dia pergi dan pindah rumah. Sekarang sudah tidak ada barangnya. Warga melaporkan memang ada kejadian keributan itu, tapi sekarang kami tidak tahu dia pindah ke mana,” jelas Suarjana.

Video keributan tersebut kini ramai beredar di berbagai platform media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait insiden tersebut. (*)

Example 300250