Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Wabup Lebak Tersinggung Disindir ‘Mantan Napi’, Tegur Bupati Hasbi di Depan ASN

16
×

Wabup Lebak Tersinggung Disindir ‘Mantan Napi’, Tegur Bupati Hasbi di Depan ASN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LEBAK | Sentrapos.co.id – Ketegangan terjadi di internal Pemerintah Kabupaten Lebak setelah Wakil Bupati Amir Hamzah tersinggung atas pernyataan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya yang menyinggung masa lalunya sebagai mantan narapidana.

Insiden tersebut terjadi dalam acara halalbihalal di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026), di hadapan para ASN dan pejabat daerah.

Amir menilai pernyataan Hasbi sebagai bentuk penghinaan pribadi yang tidak relevan dengan tugas pemerintahan.

“Itu penghinaan pribadi. Saya sampai bangkit dari duduk untuk mengingatkan, jangan berbicara seperti itu,” tegas Amir kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).

Menurut Amir, pernyataan tersebut disampaikan di ruang publik dan tidak berkaitan dengan kinerjanya sebagai wakil bupati.

“Saya merasa terhina karena disampaikan di depan umum dan tidak ada kaitannya dengan pekerjaan,” ujarnya.

Amir juga mengungkap bahwa dirinya kerap menerima sindiran keras dari Hasbi. Bahkan, ia menyebut sejumlah kepala dinas dan ASN juga pernah merasakan hal serupa.

“Ini bukan yang pertama. Di beberapa kesempatan, bahasa yang digunakan tidak layak disampaikan dalam forum resmi,” ungkapnya.

Meski demikian, Amir menilai pembangunan di Kabupaten Lebak saat ini berjalan cukup baik, mulai dari infrastruktur jalan hingga pengairan. Namun, ia menegaskan komunikasi yang buruk dapat merusak citra pemerintahan.

“Secara pembangunan kita bagus, tapi kalau pidato-pidato yang menyakitkan terus muncul, yang baik bisa jadi terlihat buruk,” katanya.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Hasbi menyinggung kewenangan jabatan wakil bupati sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, khususnya terkait batasan koordinasi dengan kepala dinas.

Ia menegaskan bahwa wakil bupati tidak diperkenankan melakukan pertemuan informal dengan kepala dinas tanpa pendelegasian resmi.

“Tugas wakil bupati itu jelas. Tidak boleh bermain-main dengan kepala dinas, kecuali ada pendelegasian atau saat bupati berhalangan,” ujar Hasbi.

Dalam kesempatan yang sama, Hasbi juga melontarkan pernyataan yang menyinggung masa lalu Amir Hamzah dalam kasus hukum sengketa Pilkada 2013 yang melibatkan Akil Mochtar.

“Masih mending mantan napi jadi wakil bupati, bersyukur,” ucap Hasbi di hadapan forum.

Pernyataan tersebut memicu reaksi spontan dari Amir dan menjadi sorotan publik, terutama terkait etika komunikasi pejabat publik di ruang resmi pemerintahan. (*)


Poin Utama Berita

  • Wabup Lebak Amir Hamzah tersinggung pernyataan Bupati
  • Hasbi singgung masa lalu sebagai mantan narapidana
  • Insiden terjadi saat acara halalbihalal di pendopo
  • Amir menilai pernyataan sebagai penghinaan pribadi
  • Sebut sindiran keras sering terjadi di internal Pemkab
  • Sorotan pada etika komunikasi pejabat publik
  • Berpotensi ganggu citra dan koordinasi pemerintahan