JAKARTA | Sentrapos.co.id — Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengecam keras serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai agresi ilegal yang berpotensi memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan itu disampaikan Mamdani melalui akun media sosial X menyusul laporan serangan yang terjadi pada Sabtu (28/2/2026).
“Serangan militer hari ini terhadap Iran—yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel—menandai eskalasi dahsyat dalam perang agresi ilegal. Membom kota-kota. Membunuh warga sipil. Membuka medan perang baru. Rakyat Amerika tidak menginginkan ini,” tulisnya.
Ia menegaskan bahwa publik Amerika tidak menginginkan perang baru maupun upaya perubahan rezim di negara lain. Menurutnya, masyarakat lebih membutuhkan solusi atas persoalan domestik seperti krisis keterjangkauan biaya hidup serta stabilitas ekonomi.
“Mereka tidak menginginkan perang lain dalam upaya menggulingkan rezim. Mereka menginginkan solusi dari krisis keterjangkauan. Mereka menginginkan perdamaian,” lanjut Mamdani.
Keamanan New York Diperketat
Menyikapi meningkatnya tensi global, Mamdani memastikan Pemerintah Kota New York mengambil langkah antisipatif. Ia menyatakan telah berkoordinasi langsung dengan Komisaris Kepolisian serta pejabat manajemen darurat kota.
“Kami mengambil langkah-langkah proaktif, termasuk meningkatkan koordinasi antar lembaga dan meningkatkan patroli di lokasi-lokasi sensitif sebagai tindakan pencegahan,” ujarnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah potensi dampak geopolitik yang bisa merembet ke kota-kota besar dunia.
Jaminan Keamanan bagi Warga Keturunan Iran
Zohran Mamdani juga memberikan jaminan kepada warga keturunan Iran yang tinggal di New York agar tidak merasa terintimidasi atau terancam akibat dinamika politik internasional.
Pemerintah Kota, kata dia, berkomitmen memastikan setiap warga—tanpa memandang latar belakang etnis maupun kebangsaan—mendapat perlindungan hukum dan rasa aman.
Pernyataan tegas Wali Kota New York ini menambah daftar respons politik dari berbagai pejabat publik Amerika terkait eskalasi konflik Iran dengan AS dan Israel. Situasi global kini masih berkembang, sementara komunitas internasional menyerukan de-eskalasi dan jalur diplomasi guna mencegah konflik meluas. (*)




















