Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWAVIRAL

Viral! Wanita Malang Syok Malam Pertama, Suami Ternyata Perempuan—Terungkap Dugaan Penipuan hingga TPPO

20
×

Viral! Wanita Malang Syok Malam Pertama, Suami Ternyata Perempuan—Terungkap Dugaan Penipuan hingga TPPO

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KOTA MALANG | Sentrapos.co.id – Kasus mengejutkan terjadi di Kota Malang. Seorang wanita berinisial IA (28), warga Blimbing, harus menerima kenyataan pahit usai mengetahui bahwa sosok yang menikahinya ternyata seorang perempuan.

Peristiwa ini terungkap saat malam pertama, hanya beberapa jam setelah keduanya melangsungkan pernikahan siri pada 3 April 2026.

“Saya kaget saat malam pertama, ternyata dia perempuan. Saya nangis karena dibohongi,” ungkap IA saat ditemui di Polresta Malang Kota, Rabu (8/4/2026).


Modus Penyamaran Rapi Selama Dua Bulan

IA mengaku mengenal pelaku yang mengaku bernama “Rey” sejak awal Februari 2026 di sebuah kafe di kawasan Batu. Sejak itu, hubungan keduanya berkembang cepat hingga resmi berpacaran pada 14 Februari.

Selama masa tersebut, pelaku diduga berhasil menyembunyikan identitas aslinya dengan sangat rapi.

“Cara bicara sampai penampilannya benar-benar seperti pria, saya tidak curiga sama sekali,” ujar IA.

Kecurigaan sempat muncul saat pernikahan siri digelar tanpa kehadiran keluarga pihak pelaku, dengan alasan sedang berduka.


Janji Palsu hingga Dugaan Pemalsuan Dokumen

Korban juga mengungkapkan bahwa pelaku sempat memberikan janji-janji mewah, termasuk mobil dan rumah sebagai iming-iming pernikahan.

Namun, fakta yang terungkap justru sebaliknya. Pendamping korban, Eko NS, menyebut adanya dugaan pemalsuan dokumen sebagai syarat pernikahan.

“Untuk saat ini kami melaporkan salah satunya pemalsuan dokumen yang digunakan untuk menikahi korban,” jelas Eko.


Muncul Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

Kasus ini tidak berhenti pada dugaan penipuan identitas. Pihak korban juga mencium indikasi yang mengarah pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Hal ini mencuat setelah korban diminta membuat paspor untuk diajak ke luar negeri, tepatnya ke Kamboja, dengan dalih pengobatan.

“Kami khawatir ini bukan sekadar penipuan. Ada indikasi lain yang mengarah ke TPPO,” tegas Eko.

Kecurigaan ini diperkuat dengan maraknya kasus serupa yang melibatkan modus perekrutan ke luar negeri.


Polisi Dalami Unsur Pidana

Kasus ini kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, memastikan laporan telah diterima dan sedang dalam tahap penyelidikan.

“Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami untuk memastikan unsur-unsur pidana yang ada,” tegasnya.

Penyelidikan difokuskan pada pengungkapan identitas asli pelaku serta kemungkinan adanya jaringan kejahatan yang lebih luas.


Trauma Mendalam dan Harapan Keadilan

IA mengaku mengalami trauma mendalam akibat kejadian ini. Ia berharap kasus yang menimpanya dapat diusut tuntas agar tidak ada korban lain yang mengalami hal serupa.

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap penipuan berkedok hubungan pribadi, terutama yang melibatkan identitas palsu dan janji-janji tidak realistis. (*)


Poin Utama Berita

  • Wanita di Malang syok suami ternyata perempuan saat malam pertama
  • Pernikahan dilakukan secara siri pada 3 April 2026
  • Pelaku menyamar sebagai pria selama kurang lebih dua bulan
  • Korban dijanjikan mobil dan rumah sebagai iming-iming
  • Diduga terjadi pemalsuan dokumen pernikahan
  • Muncul indikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)
  • Korban diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja
  • Polisi tengah mendalami kasus dan mengusut identitas pelaku