JAKARTA | Sentrapos.co.id — Proses pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri pada Rabu (4/3/2026) menjadi momen emosional bagi Wardatina Mawa. Saat dimintai keterangan terkait bukti rekaman CCTV rumah Inara Rusli, Mawa mengaku kembali terpukul setelah melihat ulang rekaman yang diduga memperlihatkan perselingkuhan dan perzinaan.
Menurut Mawa, rekaman tersebut membuka kembali luka lama yang selama ini berusaha ia sembuhkan.
“Saya melapor kasus perzinaan. Tadi saat melihat lagi videonya, saya ke-trigger lagi dengan semua tindakan yang kalian lakukan. Perzinaan yang sangat menjijikkan yang saya lihat,” ujar Mawa dengan nada bergetar usai pemeriksaan.
Luka Lama Kembali Terbuka
Mawa mengaku sebenarnya telah mencoba melupakan peristiwa tersebut. Namun melihat kembali rekaman CCTV yang menjadi barang bukti membuat trauma lama kembali muncul.
Ia menegaskan bahwa apa yang ia lihat merupakan fakta yang tidak bisa dibantah.
“Saya sudah lama mencoba melupakan ini. Tapi luka saya masih belum pulih dan saya harus menyaksikan video itu lagi, sementara kalian bilang tidak ada perzinaan. Faktanya ada, saya sendiri yang melihat,” ungkapnya.
Bukti Tidak Akan Disebar ke Publik
Meski memiliki rekaman yang diduga kuat menjadi bukti, Mawa memilih untuk tidak menyebarkan video tersebut ke publik.
Ia mengaku mengambil keputusan tersebut demi menjaga kondisi mental anaknya agar tidak ikut terbebani oleh persoalan orang dewasa.
“Tidak akan saya bagikan ke siapa pun. Cukup saya saja yang sakit dan hancur. Jangan sampai anak saya juga tahu,” kata Mawa.
Merasa Dipojokkan
Selain mengungkapkan kesedihan, Mawa juga menyampaikan kekecewaannya karena merasa terus disudutkan dan menjadi bahan ejekan oleh pihak tertentu.
Ia berharap pihak yang terlibat mau mengakui kesalahan dan menyampaikan permintaan maaf secara tulus.
“Tolong akui kesalahan kalian. Saya selama ini sudah sabar, tapi saya tidak suka dijelek-jelekkan dan diperolok. Kalau memang mau minta maaf, silakan minta maaf,” ujarnya.
Ingin Fokus Menata Hidup
Mawa menegaskan bahwa langkah hukum yang ia tempuh saat ini semata-mata untuk mencari keadilan dan melindungi masa depan anaknya.
Ia berharap setelah proses hukum selesai, kehidupannya bisa kembali tenang.
“Saya ingin hidup saya tenang bersama anak saya. Saya ingin mencintai diri saya lebih lagi dan fokus untuk masa depan anak saya,” tutupnya.
Kasus Berawal dari Laporan Dugaan Akses CCTV
Kasus ini bermula dari laporan Inara Rusli yang menduga sistem CCTV di rumahnya telah diakses secara ilegal oleh pihak luar.
Rekaman CCTV tersebut diduga memperlihatkan aktivitas pribadi Inara bersama Insanul Fahmi di lantai tiga rumahnya, yang menjadi tempat tinggalnya setelah bercerai dari musisi Virgoun.
Rekaman tersebut kemudian diduga sampai ke tangan Wardatina Mawa dan memicu polemik hukum yang kini tengah ditangani kepolisian.
Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk mantan sopir Inara Rusli, mantan asisten rumah tangga (ART), serta istri dari mantan sopir.
Hingga kini, penyidik masih mendalami dugaan akses ilegal terhadap sistem CCTV serta berbagai fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut. (*)




















