Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
DAERAH

Zulhas Pastikan Pasokan MBG Aman, 82,9 Juta Penerima Butuh Telur dan Ikan per Hari

16
×

Zulhas Pastikan Pasokan MBG Aman, 82,9 Juta Penerima Butuh Telur dan Ikan per Hari

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MALANG | Sentrapos.co.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus didukung ketersediaan komoditas yang memadai dan mudah diperoleh.

Hal itu disampaikan Zulhas usai meninjau operasional SPPG Panggungrejo di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis.

Menurutnya, jumlah penerima manfaat MBG diproyeksikan mencapai 82,9 juta orang pada akhir 2026, sehingga kebutuhan bahan pangan akan meningkat signifikan.

“Kalau penerimanya 82,9 juta orang, berarti kita perlu 82,9 juta butir telur per hari, 82,9 juta potong ikan per hari, dan 82,9 juta porsi sayur setiap hari. Produksi harus dilipatgandakan,” tegas Zulhas.

Saat ini, jumlah penerima manfaat MBG tercatat mencapai 55,1 juta orang dan terus bertambah secara bertahap.

Strategi Perkuat Pasokan Pangan

Zulhas menyatakan, proyeksi lonjakan penerima manfaat harus dibarengi kesiapan sektor hulu. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menggulirkan berbagai strategi untuk memastikan ketersediaan bahan baku.

Di sektor perikanan, misalnya, pemerintah menginisiasi pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat produksi ikan nasional.

Sementara itu, untuk komoditas beras, ia menegaskan Indonesia telah mencapai swasembada. Program budidaya seperti bioflok juga terus didorong guna meningkatkan produksi pangan berbasis perikanan.

“Semua ini harus dipastikan berjalan. Jangan sampai program besar seperti MBG terganggu karena bahan baku,” ujarnya.

Tinjau Langsung dan Serap Aspirasi

Menko Pangan mengungkapkan bahwa dirinya mendapat arahan langsung dari Presiden untuk turun ke lapangan selama satu pekan guna memastikan operasional SPPG berjalan baik dan aman, khususnya di wilayah Jawa Timur.

“Saya akan cek langsung penerima manfaat, anak-anak sekolah, untuk menanyakan pendapat mereka tentang program ini,” katanya.

Selain meninjau SPPG Panggungrejo, Zulhas juga mengunjungi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen.

Lahan Sawah Tak Boleh Dialihfungsikan

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas juga menegaskan komitmen pemerintah menjaga ketahanan pangan jangka panjang dengan melindungi lahan pertanian.

“Sawah itu tidak boleh lagi diubah-ubah. Kami sedang menyelesaikan lahan sawah berkelanjutan yang tidak boleh dipergunakan untuk apa pun,” tegasnya.

Usai dari Kabupaten Malang, Zulhas dijadwalkan melanjutkan peninjauan ke wilayah Malang Raya lainnya, yakni Kota Malang dan Kota Batu.

Program MBG menjadi salah satu program prioritas nasional dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Dengan target puluhan juta penerima, kesiapan rantai pasok pangan menjadi faktor kunci keberhasilan program tersebut.

Pemerintah memastikan sinergi produksi, distribusi, dan pengawasan akan terus diperkuat agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal, berkelanjutan, dan tepat sasaran. (*)