Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISNASIONAL

Zulkifli Hasan Tegaskan Pangan Indonesia Aman, Tidak Bergantung Timur Tengah Meski Gejolak Global Berlangsung

29
×

Zulkifli Hasan Tegaskan Pangan Indonesia Aman, Tidak Bergantung Timur Tengah Meski Gejolak Global Berlangsung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan ketersediaan pangan nasional tetap aman dan tidak tergantung pada Timur Tengah, meski konflik global di kawasan itu terus berlangsung.

“Jadi tidak ada pangan yang tergantung dari Timur Tengah, berarti pangan aman, aman tidak ada masalah apapun,” ujar Zulhas saat memantau kondisi pasar di Pasar Minggu, Sabtu (28/3/2026).

Zulhas menambahkan, Indonesia telah mencapai swasembada pangan, dengan stok aman beras, jagung, ayam, telur, dan sayur-sayuran. Hanya beberapa komoditas tertentu, seperti gandum, yang masih diimpor dari Eropa dan Amerika Serikat.

Dalam inspeksi ke Pasar Minggu bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso, Zulhas menyebut sebagian besar pedagang sudah membuka lapak, dengan persediaan bahan pokok yang cukup.

“Persediaan banyak, beras banyak, ayam stoknya banyak, telur banyak, sayur-sayuran banyak, walaupun mungkin pedagang belum 100%, ya mungkin sudah 60-70% yang buka,” tambahnya.

Terkait harga pangan, terjadi variasi di beberapa komoditas. Harga telur relatif stabil, ayam naik tipis, sementara harga cabai merah keriting sempat mencapai Rp 100–110 ribu per kilogram, berbeda dengan cabai lainnya yang rata-rata Rp 50.000/kg.

Pemerintah akan terus memantau distribusi dan harga pangan, serta melakukan kunjungan ke berbagai wilayah, termasuk Lampung dan Jawa Tengah, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Aries Marsudiyanto, menegaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi dampak konflik global terhadap ekonomi nasional, termasuk pangan, energi, dan BBM.

“Ya pangan sudah tersedia semuanya. Energi BBM juga tidak usah khawatir, semuanya stok sudah oke dan tercukupi,” ujar Aries.

Pemerintah juga memastikan tidak ada rencana kenaikan BBM dalam waktu dekat dan mempersiapkan langkah antisipasi menjelang arus mudik Lebaran agar masyarakat dapat menjalankan perjalanan dengan aman.

“Mudah-mudahan perangnya cepat selesai,” pungkas Aries, menegaskan fondamen ekonomi Indonesia tetap kuat meski gejolak global berlangsung. (*)


Poin Utama Berita

  1. Zulkifli Hasan menegaskan pangan nasional aman dan tidak bergantung pada Timur Tengah.
  2. Indonesia telah mencapai swasembada pangan, termasuk beras, jagung, ayam, telur, dan sayur-sayuran.
  3. Hanya komoditas tertentu, seperti gandum, yang masih diimpor dari Eropa dan Amerika Serikat.
  4. Harga beberapa komoditas mengalami variasi, dengan cabai merah keriting sempat menembus Rp 100–110 ribu/kg.
  5. Pemerintah terus memantau distribusi pangan, melakukan inspeksi pasar, dan memastikan tidak ada rencana kenaikan BBM.
  6. Langkah antisipasi juga dilakukan menjelang arus mudik Lebaran untuk memastikan stabilitas ekonomi dan kenyamanan masyarakat.