MILAN | Sentrapos.co.id — AC Milan kembali menelan hasil pahit usai dipermalukan Atalanta dengan skor dramatis 2-3 pada pekan ke-36 Serie A 2025/2026 di Stadion San Siro, Senin (11/5/2026) dini hari WIB.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Rossoneri yang tengah berjuang mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Situasi semakin panas karena tekanan besar dari suporter serta ketatnya persaingan di papan atas klasemen Serie A.
Atmosfer panas bahkan sudah terasa sebelum pertandingan dimulai. Kelompok ultras AC Milan melancarkan protes keras kepada manajemen klub akibat performa tim yang dinilai mengecewakan sepanjang musim ini.
Kondisi semakin buruk ketika Atalanta berhasil mencetak tiga gol hanya dalam waktu kurang dari satu jam pertandingan. Banyak suporter memilih meninggalkan stadion lebih awal karena frustrasi melihat performa tim kesayangannya.
Atalanta tampil sangat efektif lewat gol Ederson pada menit ke-7, Davide Zappacosta menit ke-29, serta Giacomo Raspadori pada menit ke-52.
Sementara AC Milan hanya mampu membalas melalui Strahinja Pavlovic pada menit ke-88 dan penalti Christopher Nkunku di masa injury time.
“Tidak ada gunanya membicarakan apa yang telah terjadi sejauh ini, karena kita tidak bisa mengubahnya,” ujar Massimiliano Allegri kepada DAZN Italia.
“Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah bekerja keras minggu depan agar siap menghadapi pertandingan melawan Genoa,” tambahnya.
Milan Sempat Bangkit, Namun Terlambat
AC Milan sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit di penghujung laga. Tekanan demi tekanan berhasil membuat Atalanta kerepotan menjaga keunggulan.
Gol sundulan Strahinja Pavlovic membakar semangat tuan rumah. Situasi semakin menegangkan ketika Milan mendapatkan hadiah penalti di masa tambahan waktu yang sukses dieksekusi Christopher Nkunku.
Namun comeback Rossoneri akhirnya gagal terwujud setelah peluang emas Matteo Gabbia di menit akhir hanya melintas tipis di samping gawang Atalanta.
“Pertandingan dimulai cukup baik selama 10 menit awal, lalu kami kebobolan pada peluang pertama lawan dan setelah itu kami hancur,” ungkap Allegri.
“Setelah tertinggal 0-3, ada reaksi yang sangat kuat dari para pemain dan setidaknya kami kembali mencetak gol,” lanjut pelatih asal Italia tersebut.
Posisi Milan Belum Aman
Kekalahan ini membuat posisi AC Milan di zona Liga Champions semakin rawan. Rossoneri kini mengoleksi 67 poin dan masih mendapat tekanan kuat dari AS Roma hingga Como yang terus mengintai di bawah klasemen.
Laga melawan Genoa pekan depan diprediksi menjadi pertandingan hidup-mati bagi Milan untuk menjaga asa tampil di Liga Champions musim depan.
Situasi semakin sulit karena sejumlah pemain inti dipastikan absen. Rafael Leao, Alexis Saelemaekers, dan Pervis Estupinan terkena hukuman larangan bermain, sementara Christian Pulisic dan Davide Bartesaghi masih mengalami masalah kebugaran.
“Saya rasa saat ini masalahnya bukan pada Leao, Nkunku, Gabbia, atau siapa pun, ini adalah masalah tim,” tegas Allegri.
“Para pemain selalu memberikan segalanya, jadi kita tidak boleh mencari-cari kesalahan sekarang melainkan fokus untuk menang,” pungkasnya.
Statistik Milan vs Atalanta
- Penguasaan bola: 57% – 43%
- Tembakan: 20 – 9
- Tembakan tepat sasaran: 9 – 5
- Pelanggaran: 8 – 17
- Sepak pojok: 2 – 2
- Offside: 2 – 2
- Kartu kuning: 4 – 3
Susunan Pemain
AC Milan (3-5-2):
Mike Maignan; Koni De Winter, Matteo Gabbia, Strahinja Pavlovic; Alexis Saelemaekers, Ruben Loftus-Cheek, Samuele Ricci, Adrien Rabiot, Davide Bartesaghi; Rafael Leao, Santiago Gimenez.
Pelatih: Massimiliano Allegri
Atalanta (3-4-2-1):
Marco Carnesecchi; Giorgio Scalvini, Isak Hien, Sead Kolasinac; Davide Zappacosta, Marten de Roon, Ederson, Nicola Zalewski; Charles De Ketelaere, Giacomo Raspadori; Nikola Krstovic.
Pelatih: Raffaele Palladino (*)
Poin Utama Berita
- AC Milan kalah dramatis 2-3 dari Atalanta di San Siro.
- Ultras Milan melayangkan protes keras kepada manajemen klub.
- Atalanta unggul 3-0 sebelum Milan mencoba comeback di akhir laga.
- Allegri meminta tim berhenti mencari kambing hitam.
- Posisi Milan di zona Liga Champions semakin terancam.
- Rossoneri hanya unggul tipis dari pesaing di bawah klasemen.
- Laga melawan Genoa menjadi penentu nasib Milan musim ini.
- Sejumlah pemain inti Milan dipastikan absen pada laga berikutnya.

















