BANDUNG | Sentrapos.co.id — Pertandingan sarat gengsi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung akan berlangsung pada Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Segiri, Samarinda.
Meski digelar jauh dari Pulau Jawa, duel klasik bertajuk El Clasico Indonesia tersebut tetap memanaskan atmosfer Kota Bandung sebagai basis utama suporter Persib Bandung.
Untuk mengantisipasi potensi keramaian dan euforia suporter saat nonton bareng (nobar), aparat kepolisian menyiagakan ribuan personel gabungan di berbagai titik strategis.
2.000 Personel Gabungan Disiagakan
Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan pengamanan dilakukan secara menyeluruh hingga tingkat polsek.
Sebanyak 2.000 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan diterjunkan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama pertandingan berlangsung.
“Pengamanan di seluruh polsek dilaksanakan. Pengamanan juga dilakukan setelah pertandingan, khususnya di kawasan Jembatan Pasupati,” ujar Asep.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya fokus saat laga berlangsung, tetapi juga pasca pertandingan mengingat potensi euforia suporter cukup tinggi.
Nobar GBLA Resmi Dibatalkan
Sebelumnya, agenda “Nobar Biru” yang direncanakan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) resmi dibatalkan oleh manajemen Persib Bandung.
Polisi menyebut tidak ada pengajuan izin resmi terkait kegiatan nobar skala besar di stadion tersebut.
“Di GBLA tidak ada permohonan izin,” kata Asep.
Manajemen Persib menjelaskan pembatalan dilakukan demi menjaga kondusivitas Kota Bandung serta fokus persiapan laga kandang terakhir Persib musim ini.
Polisi Imbau Bobotoh Tetap Tertib
Kepolisian bersama manajemen Persib mengeluarkan sejumlah imbauan penting kepada Bobotoh selama menyaksikan pertandingan.
Beberapa larangan yang ditekankan antara lain:
- Tidak menyalakan flare
- Tidak mengonsumsi minuman keras
- Tidak melakukan konvoi berlebihan
- Tidak merusak fasilitas umum
- Tidak melakukan sweeping kendaraan berpelat Jakarta
“Kalah menang harus diterima. Jangan merusak kendaraan letter B,” tegas Asep.
Nobar Skala Kecil Tetap Diizinkan
Polisi memastikan nobar skala kecil seperti di kafe atau tempat komunitas tetap diperbolehkan tanpa izin khusus selama tidak menimbulkan kerumunan besar.
Namun untuk kegiatan berskala besar di stadion atau ruang publik utama, izin resmi tetap diwajibkan.
Selain itu, sejumlah titik nobar resmi juga disediakan seperti di Graha Persib dan jaringan bioskop tertentu di pusat perbelanjaan.
Suporter Tamu Tetap Dilarang Hadir
Persib Bandung kembali mengingatkan Bobotoh untuk tidak memaksakan diri datang langsung ke Stadion Segiri, Samarinda.
Larangan tersebut mengikuti regulasi Super League 2025/2026 yang tidak memperbolehkan kehadiran suporter tim tamu.
Head of Communication Persib, Adhi Pratama, menegaskan aturan tersebut wajib dipatuhi demi menjaga keamanan pertandingan dan menghindari sanksi bagi klub.
“Dukungan tetap bisa diberikan dari rumah atau titik nobar resmi,” ujar Adhi.
Laga Sarat Rivalitas dan Tekanan
Pertemuan Persija dan Persib selalu menjadi salah satu laga paling panas di sepak bola Indonesia.
Selain rivalitas panjang kedua tim, pertandingan kali ini juga memiliki tensi tinggi karena berlangsung di fase krusial kompetisi.
Atmosfer panas diprediksi tak hanya terasa di Stadion Segiri, tetapi juga di berbagai kota yang menjadi basis suporter kedua tim. (*)
Poin Utama Berita
- Persija vs Persib digelar di Stadion Segiri, Samarinda.
- Polisi siagakan 2.000 personel gabungan di Kota Bandung.
- Pengamanan dilakukan hingga tingkat polsek dan Jembatan Pasupati.
- Nobar Biru di GBLA resmi dibatalkan.
- Polisi mengimbau Bobotoh tidak konvoi dan tidak menyalakan flare.
- Nobar kecil di kafe tetap diperbolehkan tanpa izin khusus.
- Suporter tamu tetap dilarang hadir sesuai regulasi liga.
- Persib meminta Bobotoh mendukung dari rumah atau nobar resmi.
- Atmosfer rivalitas diprediksi memanas meski laga digelar di luar Jawa.

















