Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWSHUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPERISTIWAVIRAL

Viral Pegawai Bea Cukai Berlari Keluar Gedung KPK, Ahmad Dedi Buka Suara soal Pemeriksaan Kasus Suap Impor

21
×

Viral Pegawai Bea Cukai Berlari Keluar Gedung KPK, Ahmad Dedi Buka Suara soal Pemeriksaan Kasus Suap Impor

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Jagat media sosial dihebohkan dengan viralnya video seorang pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bernama Ahmad Dedi yang terlihat berlari meninggalkan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat sore itu langsung memicu berbagai spekulasi publik, terutama karena dikaitkan dengan penyidikan kasus dugaan suap importasi barang yang sedang ditangani KPK.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Ahmad Dedi tampak keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 15.43 WIB sambil dikejar pertanyaan awak media yang sudah menunggu di area depan gedung.

Aksi tersebut sontak menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di berbagai platform digital.

Ahmad Dedi Akui Sengaja Berlari

Menanggapi viralnya video tersebut, Ahmad Dedi akhirnya buka suara.

Ia mengaku sengaja berlari untuk menghindari pertanyaan awak media terkait materi pemeriksaan yang menurutnya masih bersifat rahasia.

“Saya merasa ketika memberikan pernyataan di luar ruang pemeriksaan dapat memicu opini publik yang liar,” ujar Ahmad Dedi kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, dirinya masih berstatus sebagai saksi sehingga memilih tidak memberikan komentar lebih jauh sebelum ada penjelasan resmi dari KPK.

“Dikhawatirkan memunculkan penilaian tidak terkendali sebelum adanya penjelasan resmi pihak berwenang nantinya,” tambahnya.

Status Masih Sebagai Saksi

Hingga pemeriksaan selesai dilakukan, penyidik KPK belum menetapkan Ahmad Dedi sebagai tersangka.

Kehadirannya di Gedung Merah Putih disebut hanya untuk memberikan klarifikasi dan membantu penyidik mendalami dugaan aliran dana dalam kasus suap importasi barang.

Karena itu, langkah cepat meninggalkan gedung disebut sebagai upaya menjaga integritas proses pemeriksaan agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

KPK Sudah Tetapkan 7 Tersangka

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap importasi barang di lingkungan Bea Cukai.

Para tersangka berasal dari unsur pejabat Bea Cukai dan pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik suap terkait importasi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih terus mendalami seluruh keterangan para saksi dalam perkara tersebut.

“Fakta hukum nantinya akan dibuktikan melalui proses persidangan terhadap para tersangka,” ujar Budi.

Publik Diminta Tunggu Proses Hukum

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyeret nama pejabat dan pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Meski video Ahmad Dedi berlari dari Gedung KPK viral dan memunculkan berbagai asumsi di media sosial, hingga saat ini status hukumnya masih sebagai saksi.

Masyarakat pun diminta menunggu perkembangan resmi dari penyidik KPK agar tidak terjebak pada spekulasi yang belum terverifikasi.


Poin Utama Berita

  • Video pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi berlari keluar Gedung KPK viral.
  • Peristiwa terjadi usai pemeriksaan kasus dugaan suap importasi barang.
  • Ahmad Dedi mengaku sengaja berlari menghindari pertanyaan wartawan.
  • Ia khawatir pernyataan di luar pemeriksaan memicu opini liar.
  • Status hukum Ahmad Dedi masih sebagai saksi.
  • KPK masih mendalami dugaan aliran dana dalam kasus suap impor.
  • Sebanyak tujuh tersangka telah ditetapkan KPK dalam perkara tersebut.
  • Publik diminta menunggu proses hukum resmi dari KPK.