Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHHUKUM & KRIMINALPERISTIWAVIRAL

Viral! Gerombolan Diduga Gangster Bercelurit Serbu Warkop di Porong Sidoarjo, Pengunjung Panik Berhamburan

28
×

Viral! Gerombolan Diduga Gangster Bercelurit Serbu Warkop di Porong Sidoarjo, Pengunjung Panik Berhamburan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDOARJO | Sentrapos.co.id — Jagat media sosial dihebohkan dengan video viral aksi sekelompok remaja diduga gangster yang menyerbu sebuah warung kopi (warkop) di Desa Wunut, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Peristiwa mencekam itu terjadi di Warkop Layang-Layang pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dan terekam jelas dalam kamera CCTV berdurasi 1 menit 1 detik.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat sejumlah pemuda tiba-tiba masuk ke dalam warkop untuk menyelamatkan diri dari kejaran kelompok lain yang diduga gangster bersenjata tajam.

Tak lama kemudian, kelompok pengejar datang sambil membawa celurit panjang, ketapel berpeluru besi, hingga batang besi.

Pengunjung Warkop Ketakutan

Penjaga warkop, Rico (19), mengaku situasi berlangsung sangat cepat dan membuat seluruh pengunjung panik ketakutan.

“Awalnya ada sekitar enam anak dari luar daerah lari masuk ke warkop minta tolong. Mereka dikejar sekitar 15 orang,” ujar Rico, Minggu (10/5/2026).

Menurut Rico, dua orang dari kelompok tersebut terlihat membawa celurit panjang, sementara lainnya membawa ketapel dan besi panjang.

Saat kejadian, sekitar lima pengunjung lain sedang nongkrong di dalam warung dan tidak mampu berbuat banyak karena ketakutan.

“Mereka sampai masuk ke pintu warkop. Kursi-kursi ditabrak, motor dirusak, asbes kena ketapel sampai bolong, kabel juga ada yang putus,” jelasnya.

CCTV Rekam Aksi Brutal Gangster

Video CCTV yang viral memperlihatkan suasana chaos di dalam warkop. Para pengunjung tampak berhamburan menyelamatkan diri saat kelompok gangster masuk sambil mengacungkan senjata tajam.

Beberapa fasilitas warkop mengalami kerusakan akibat aksi brutal tersebut.

Pemilik Warkop Layang-Layang, Tio (28), mengatakan dirinya tidak berada di lokasi saat kejadian karena sedang berada di rumah.

“Saya tahunya dari cerita orang-orang. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan kejadian itu,” kata Tio.

Meski begitu, ia memastikan kerusakan yang terjadi tidak terlalu parah dan sebagian sudah diperbaiki.

Polisi Benarkan Kejadian

Kapolsek Porong, Kompol Madya Wira Aji Kusuma, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyebut polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

“Benar, ada kejadian sekelompok remaja diduga mengejar kelompok lain sampai masuk ke warkop,” ujar Wira.

Polisi juga membenarkan adanya saksi yang melihat pelaku membawa senjata tajam jenis celurit.

Namun demikian, polisi memastikan tidak ada korban luka maupun kerusakan besar dalam insiden tersebut.

“Situasi sudah kondusif dan tidak ada laporan korban luka,” tambahnya.

Tiga Remaja Sempat Diamankan

Pasca kejadian, warga sempat mengamankan tiga remaja yang dicurigai terlibat dalam kelompok gangster tersebut.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, polisi memastikan ketiganya tidak memiliki keterkaitan dengan aksi penyerangan di warkop.

“Ketiganya hanya kebetulan melintas setelah kejadian dan sudah dipulangkan,” tegas Wira.

Polisi Imbau Remaja Tak Terlibat Tawuran

Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait maraknya aksi gangster dan tawuran remaja di wilayah Sidoarjo dalam beberapa waktu terakhir.

Polisi mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya saat malam hingga dini hari.

Selain itu, masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan. (*)


Poin Utama Berita

  • Video gangster menyerbu warkop di Porong, Sidoarjo viral di media sosial.
  • Kejadian berlangsung Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.
  • Sekelompok pemuda masuk warkop untuk menyelamatkan diri dari kejaran gangster.
  • Pelaku diduga membawa celurit, ketapel besi, dan batang besi.
  • Pengunjung warkop panik dan ketakutan saat kejadian berlangsung.
  • CCTV merekam aksi brutal perusakan kursi, motor, hingga asbes warung.
  • Polisi memastikan tidak ada korban luka maupun kerusakan besar.
  • Tiga remaja sempat diamankan warga namun dipastikan tidak terlibat.