Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BOLA

Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions! Kekalahan dari Fiorentina Bikin Bianconeri di Ujung Tanduk

31
×

Juventus Terancam Gagal ke Liga Champions! Kekalahan dari Fiorentina Bikin Bianconeri di Ujung Tanduk

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TURIN | Sentrapos.co.id — Juventus berada dalam situasi kritis dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan usai tumbang 0-2 dari Fiorentina pada pekan ke-37 Serie A 2025/2026, Minggu (17/5/2026) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut membuat posisi Bianconeri semakin tertekan di papan klasemen sementara Liga Italia.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Saat ini Juventus berada di peringkat keenam klasemen Serie A dengan koleksi poin yang sama dengan Como, yakni 68 poin. Namun Juventus kalah head-to-head sehingga harus rela berada di bawah rivalnya tersebut.

Tak hanya itu, Juventus juga tertinggal dua poin dari AC Milan dan AS Roma yang kini menempati zona lebih aman dalam perebutan tiket Liga Champions.

“Kekalahan dari Fiorentina membuat Juventus kehilangan kendali penuh atas nasib mereka sendiri.”

Dalam laga di Stadion Artemio Franchi, Juventus sebenarnya sempat memiliki peluang melalui Dusan Vlahovic. Namun gol sang striker dianulir VAR sehingga momentum pertandingan berubah drastis.

Fiorentina justru tampil lebih efektif dan sukses mengamankan kemenangan dua gol tanpa balas atas tim tamu.

Juventus Wajib Menang di Pekan Terakhir

Kini satu-satunya harapan Juventus untuk lolos ke Liga Champions adalah memenangkan laga terakhir Serie A melawan Torino.

Namun kemenangan saja belum cukup.

Bianconeri juga harus berharap sejumlah rival seperti AC Milan, AS Roma, dan Como gagal meraih kemenangan pada pekan penutup musim.

“Juventus tidak hanya wajib menang atas Torino, tetapi juga harus bergantung pada hasil tim lain.”

Situasi ini membuat peluang Juventus menuju Liga Champions semakin sulit meski secara matematis masih terbuka.

Persaingan papan atas Serie A musim ini memang berlangsung sangat ketat hingga pekan terakhir kompetisi.

Aturan Head-to-Head Jadi Penentu

Dalam skenario perebutan posisi akhir klasemen, aturan head-to-head dipastikan memainkan peran penting.

Juventus memiliki keuntungan atas AS Roma dalam rekor pertemuan musim ini. Jika poin kedua tim sama di akhir musim, Juventus berpeluang unggul.

Sementara melawan AC Milan, rekor head-to-head masih seimbang. Namun Juventus untuk sementara unggul dalam selisih gol.

Sebaliknya, situasi berbeda terjadi dengan Como. Klub kejutan Serie A tersebut unggul head-to-head atas Juventus.

Artinya, Juventus wajib finis dengan poin lebih banyak jika ingin berada di atas Como di klasemen akhir.

“Como menjadi ancaman serius bagi Juventus dalam perebutan tiket Liga Champions musim ini.”

Tekanan Besar di Laga Penutup

Laga kontra Torino dipastikan menjadi pertandingan hidup dan mati bagi Juventus.

Selain wajib meraih kemenangan, tekanan besar juga menghantui skuad Bianconeri yang kini menghadapi ancaman gagal tampil di Liga Champions untuk musim depan.

Kegagalan lolos ke kompetisi elite Eropa dipastikan akan menjadi pukulan besar bagi Juventus, baik dari sisi prestasi maupun finansial klub.

Kini publik Turin hanya bisa berharap keajaiban terjadi di pekan terakhir Serie A 2025/2026. (*)


Poin Utama Berita

  • Juventus kalah 0-2 dari Fiorentina di pekan ke-37 Serie A.
  • Kekalahan membuat Juventus turun ke posisi keenam klasemen.
  • Bianconeri tertinggal dari Milan, Roma, dan Como.
  • Juventus wajib menang melawan Torino di laga terakhir.
  • Juventus juga harus berharap rival gagal menang.
  • VAR menggagalkan gol Dusan Vlahovic saat melawan Fiorentina.
  • Como unggul head-to-head atas Juventus.
  • Juventus unggul head-to-head atas AS Roma.
  • Peluang lolos Liga Champions masih terbuka secara matematis.
  • Laga terakhir Serie A menjadi penentu nasib Juventus.