BIRMINGHAM | Sentrapos.co.id – Liverpool kembali menelan hasil buruk setelah dihajar Aston Villa dengan skor 2-4 dalam lanjutan Premier League di Villa Park. Kekalahan ini membuat tekanan terhadap pelatih Arne Slot semakin besar, sekaligus mengancam peluang The Reds lolos ke Liga Champions musim depan.
Sejak awal pertandingan, Liverpool tampil rapuh dan kesulitan menjaga keseimbangan permainan. Aston Villa tampil jauh lebih agresif, efektif, dan disiplin di hadapan pendukung sendiri.
Ollie Watkins menjadi bintang kemenangan Villa lewat dua gol dan satu assist, sementara Morgan Rogers serta John McGinn turut memperparah penderitaan Liverpool.
Kekalahan ini membuat Liverpool hanya meraih satu poin dari tiga laga terakhir Premier League. Situasi tersebut memicu kritik tajam terhadap performa tim asuhan Arne Slot yang dinilai terus mengalami kemunduran.
Aston Villa Dominan Sejak Menit Awal
Aston Villa langsung menekan sejak babak pertama dan berhasil membuka keunggulan lewat gol Morgan Rogers.
Skema bola mati yang rapi membuat pertahanan Liverpool gagal mengantisipasi pergerakan pemain Villa. Tim tamu tampak kehilangan koordinasi di lini belakang sepanjang pertandingan.
Liverpool sempat bangkit setelah Virgil van Dijk mencetak gol penyeimbang pada menit ke-52 melalui situasi bola mati hasil umpan Dominik Szoboszlai.
Namun momentum itu tidak bertahan lama.
Kesalahan Szoboszlai yang terpeleset di area sendiri dimanfaatkan Aston Villa untuk kembali unggul. Rogers mengirim umpan matang yang langsung diselesaikan Ollie Watkins menjadi gol kedua Villa.
Watkins kembali mencetak gol pada menit ke-73 setelah memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan Giorgi Mamardashvili.
Kapten Aston Villa, John McGinn, kemudian memperbesar keunggulan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti sebelum Van Dijk mencetak gol hiburan pada masa injury time.
“Liverpool terlihat kehilangan arah saat menghadapi tekanan Aston Villa.”
Pertahanan Liverpool Jadi Sorotan Tajam
Masalah terbesar Liverpool musim ini kembali terlihat jelas di Villa Park: lini pertahanan yang mudah ditembus lawan.
The Reds kini sudah kebobolan 52 gol di Premier League musim ini, salah satu catatan terburuk mereka dalam era modern kompetisi Inggris.
Jurnalis sepak bola David Lynch menilai organisasi permainan Liverpool sangat buruk, baik saat menyerang maupun bertahan.
“Pertahanan dan lini tengah sangat kacau, sangat buruk, dan itu terjadi hampir sepanjang musim ini,” kata Lynch.
Menurut data pertandingan, Aston Villa mampu mencatatkan sembilan tembakan tepat sasaran dari 16 percobaan. Statistik itu menunjukkan Liverpool terlalu mudah memberikan ruang kepada lawan.
Morgan Rogers dan John McGinn beberapa kali bergerak bebas tanpa tekanan berarti dari lini tengah Liverpool.
Jamie Carragher juga melontarkan kritik keras terhadap mantan klubnya.
“Liverpool sangat buruk saat menguasai bola dan sangat buruk ketika tanpa bola,” ujar Carragher kepada Sky Sports.
Tekanan Besar Menghantam Arne Slot
Hasil buruk di Villa Park membuat masa depan Arne Slot mulai dipertanyakan.
Sejumlah pendukung Liverpool mulai kehilangan keyakinan terhadap proyek pelatih asal Belanda tersebut setelah performa tim terus menurun dalam beberapa pekan terakhir.
David Lynch menilai situasi Liverpool sudah memasuki fase mengkhawatirkan.
“Anda mulai bertanya tanpa pergantian pelatih kepala, bagaimana Liverpool bisa mencapai target mereka musim depan dari kondisi seperti sekarang?”
Tekanan diyakini akan semakin besar apabila Liverpool kembali gagal meraih kemenangan pada laga-laga berikutnya.
Liverpool juga memiliki catatan buruk saat menghadapi tim papan atas musim ini. Mereka hanya meraih satu poin dari delapan laga tandang melawan tim sembilan besar Premier League.
Kebijakan Transfer Ikut Dipertanyakan
Tidak hanya performa tim, kebijakan transfer Liverpool juga menjadi sasaran kritik.
David Lynch bahkan menyinggung transfer mahal Alexander Isak yang dinilai belum memberikan kontribusi sesuai ekspektasi publik Anfield.
“Jika kariernya di Liverpool berakhir sekarang, ia akan dikenang sebagai pembelian terburuk dalam sejarah Premier League.”
Selain itu, posisi penjaga gawang juga menjadi sorotan. Lynch menilai Caoimhin Kelleher masih tampil lebih meyakinkan dibanding Giorgi Mamardashvili.
Situasi ini memperlihatkan bahwa masalah Liverpool bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga menyangkut arah proyek klub secara keseluruhan.
Tiket Liga Champions Kini Belum Aman
Kekalahan dari Aston Villa membuat posisi Liverpool di klasemen semakin tertekan menjelang akhir musim.
Beberapa pekan lalu, peluang mereka tampil di Liga Champions musim depan terlihat aman. Namun kini persaingan kembali terbuka dan penuh tekanan.
“Liga Champions sekarang mulai terlihat mengkhawatirkan, sesuatu yang tidak terpikirkan beberapa pekan lalu,” ujar Lynch.
Sementara itu, Aston Villa memastikan tiket Liga Champions musim depan sekaligus menjaga momentum positif menuju final Liga Europa melawan Freiburg di Istanbul.
Tim asuhan Unai Emery kini berpeluang meraih trofi Eropa pertama mereka dalam beberapa dekade terakhir. (*)
Poin Utama Berita
- Liverpool kalah 2-4 dari Aston Villa di Villa Park.
- Ollie Watkins menjadi bintang kemenangan Villa dengan dua gol.
- Pertahanan Liverpool kembali tampil buruk sepanjang pertandingan.
- David Lynch dan Jamie Carragher melontarkan kritik tajam.
- Arne Slot mendapat tekanan besar usai performa tim terus menurun.
- Liverpool kini sudah kebobolan 52 gol musim ini.
- Peluang lolos Liga Champions mulai terancam.
- Aston Villa resmi mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

















