Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BOLA

Drama Piala Dunia 2026! Maroko Cetak Gol Menit 90+1 dan Menang Adu Penalti, Pemain Belanda Tolak Salahkan Taktik Koeman

16
×

Drama Piala Dunia 2026! Maroko Cetak Gol Menit 90+1 dan Menang Adu Penalti, Pemain Belanda Tolak Salahkan Taktik Koeman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MONTERREY, Sentrapos.co.id – Timnas Belanda harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia FIFA 2026 secara dramatis setelah dikalahkan Maroko melalui adu penalti dengan skor 3-2, usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit pada babak 32 besar di Stadion Monterrey, Meksiko.

Kekalahan tersebut terasa begitu menyakitkan bagi De Oranje. Pasalnya, kemenangan sudah berada di depan mata setelah unggul hingga memasuki masa tambahan waktu. Namun, satu gol sundulan pada injury time memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu hingga adu penalti.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Hasil ini mengantarkan Maroko melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Kanada, sementara perjalanan Belanda di Piala Dunia 2026 harus berakhir.

“Rencana permainan berjalan baik. Pada akhirnya, di masa stoppage time kami terus ditekan. Pertandingan berlanjut ke adu penalti dan… sayangnya kami tersingkir.”

— Virgil van Dijk, Kapten Timnas Belanda

Gakpo Bawa Belanda Unggul

Sepanjang babak pertama, Maroko tampil lebih agresif dan beberapa kali memaksa kiper Bart Verbruggen melakukan penyelamatan penting.

Memasuki babak kedua, pelatih Ronald Koeman memasukkan Wout Weghorst untuk menambah daya gedor lini depan.

Pergantian tersebut langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-72, Crysencio Summerville mengawali serangan yang diselesaikan dengan sempurna oleh Cody Gakpo, membawa Belanda unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi momen emosional bagi Gakpo yang sebelumnya diketahui tengah berduka setelah kehilangan calon buah hatinya.

Rekan-rekan setim langsung memberikan pelukan sebagai bentuk dukungan atas selebrasi penuh haru tersebut.

Gol Injury Time Ubah Jalannya Pertandingan

Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Belanda tampak hanya tinggal selangkah menuju kemenangan.

Namun, Maroko menunjukkan mental pantang menyerah.

Pada menit 90+1, Chemsdine Talbi mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Issa Diop, mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membungkam pertahanan Belanda.

Gol tersebut menghidupkan kembali semangat Atlas Lions dan memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan.

Gol Issa Diop pada masa injury time menjadi titik balik yang mengubah arah pertandingan sekaligus membuka jalan Maroko menuju kemenangan dramatis.

Adu Penalti Jadi Penentu

Perpanjangan waktu berlangsung terbuka dengan peluang dari kedua tim, namun tidak ada gol tambahan tercipta.

Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.

Kiper Maroko Yassine Bounou tampil sebagai pahlawan setelah menggagalkan eksekusi Crysencio Summerville, sementara kegagalan Quinten Timber semakin memperberat langkah Belanda.

Penendang terakhir Ismael Saibari sukses menjalankan tugasnya dan memastikan kemenangan Maroko 3-2 dalam adu penalti.

Pemain Belanda Tolak Salahkan Taktik Koeman

Usai pertandingan, sejumlah pemain Belanda menolak menyalahkan strategi pelatih Ronald Koeman, termasuk penggunaan formasi 5-2-3.

Gelandang Teun Koopmeiners menegaskan bahwa sistem permainan bukan penyebab utama kegagalan tim.

“Hingga menit ke-90 kami masih unggul 1-0. Kalau pertandingan berakhir saat itu, tentu tidak akan ada yang mempermasalahkan sistem permainan.”

— Teun Koopmeiners

Senada dengan itu, bek Micky van de Ven menilai Belanda sebenarnya telah mempersiapkan skenario adu penalti dengan baik.

“Kami memang berlatih adu penalti. Lima pemain sudah maju mengambil tanggung jawab. Kami harus menghormati mereka, tetapi kali ini tidak berhasil.”

— Micky van de Ven

Maroko Tantang Kanada di Babak 16 Besar

Kemenangan dramatis atas Belanda memastikan Maroko melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi Kanada.

Sebaliknya, Belanda kembali harus menunda ambisi meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah sepak bola mereka.

Meski tampil disiplin hampir sepanjang pertandingan, satu momen di injury time dan kegagalan dalam adu penalti menjadi akhir pahit perjalanan De Oranje di turnamen empat tahunan tersebut.

(*)


Poin Utama Berita

  • Maroko menyingkirkan Belanda dengan skor 3-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
  • Belanda sempat unggul lewat gol Cody Gakpo pada menit ke-72.
  • Issa Diop menyamakan kedudukan melalui sundulan pada menit 90+1.
  • Yassine Bounou menjadi pahlawan Maroko dengan menggagalkan penalti Belanda.
  • Ismael Saibari mencetak penalti penentu kemenangan Maroko.
  • Virgil van Dijk mengaku timnya sudah menjalankan rencana permainan dengan baik sebelum kebobolan di injury time.
  • Teun Koopmeiners dan Micky van de Ven menegaskan kekalahan bukan disebabkan oleh taktik Ronald Koeman.
  • Maroko melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Kanada.