Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BOLA

Rafael van der Vaart Bongkar Penyebab Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Frenkie de Jong Main Terburuk, Maroko Memang Lebih Layak

11
×

Rafael van der Vaart Bongkar Penyebab Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Frenkie de Jong Main Terburuk, Maroko Memang Lebih Layak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | SENTRAPOS.CO.ID – Legenda Timnas Belanda Rafael van der Vaart melontarkan kritik tajam terhadap performa Frenkie de Jong setelah Belanda tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2026 usai kalah dramatis dari Maroko melalui adu penalti pada babak 32 besar.

Menurut Van der Vaart, penampilan lini tengah Belanda jauh dari harapan. Bahkan, ia menyebut laga tersebut sebagai salah satu penampilan terburuk yang pernah diperlihatkan gelandang Barcelona tersebut sepanjang membela Timnas Belanda.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Belanda harus mengakhiri perjuangannya setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum akhirnya kalah 2-3 pada babak adu penalti. Hasil itu memastikan Maroko melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

“Belanda gagal menguasai lini tengah, sementara Maroko tampil jauh lebih disiplin, agresif, dan efektif sepanjang pertandingan.”

Van der Vaart: Maroko Memang Layak Menang

Dalam analisisnya seusai pertandingan, Van der Vaart menilai kemenangan Maroko bukanlah sebuah keberuntungan.

Menurut mantan gelandang Real Madrid dan Tottenham Hotspur tersebut, tim berjuluk Singa Atlas tampil lebih dominan sejak awal pertandingan, terutama dalam duel lini tengah.

Ia memuji penampilan Ayyoub Bouaddi, Azzedine Ounahi, dan Neil El Aynaoui yang dinilai mampu mengendalikan ritme permainan.

“Lini tengah adalah tempat pertandingan ditentukan. Maroko benar-benar mendominasi permainan melalui sektor tersebut,” ujar Rafael van der Vaart.

Frenkie de Jong Jadi Sorotan

Di sisi lain, Van der Vaart tidak menutupi kekecewaannya terhadap performa Frenkie de Jong.

Ia menilai gelandang berusia 29 tahun itu gagal memberikan kontribusi sebagaimana biasanya dan kehilangan pengaruh di lini tengah.

“Frenkie de Jong memainkan pertandingan terburuk yang pernah saya lihat darinya. Penampilannya benar-benar mengecewakan,” kata Van der Vaart.

Komentar tersebut menjadi salah satu kritik paling tajam yang dilontarkan mantan pemain Timnas Belanda itu terhadap De Jong selama beberapa tahun terakhir.

Kritik Taktik Belanda

Selain mengkritik performa individu, Van der Vaart juga mempertanyakan pendekatan taktik yang diterapkan skuad Belanda.

Menurutnya, pelatih Der Oranje melakukan kesalahan dengan membiarkan lini tengah hanya diisi dua pemain saat menghadapi sektor terkuat milik Maroko.

Akibatnya, Belanda kalah jumlah dan kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.

“Saya memang bukan pelatih, tetapi menghadapi kekuatan utama Maroko hanya dengan dua gelandang menurut saya merupakan keputusan yang cukup aneh,” ujarnya.

Maroko Tantang Kanada di Babak 16 Besar

Berkat kemenangan dramatis tersebut, Maroko berhasil memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026.

Selanjutnya, Singa Atlas dijadwalkan menghadapi Timnas Kanada dalam pertandingan yang akan berlangsung pada 5 Juli 2026.

Sementara itu, Belanda harus kembali pulang lebih awal dan diperkirakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim, termasuk strategi permainan dan komposisi skuad.

“Kekalahan ini menjadi alarm bagi Belanda bahwa dominasi penguasaan bola tidak akan berarti tanpa keseimbangan lini tengah dan efektivitas dalam penyelesaian akhir.” (*)


Poin Utama Berita

  • Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Maroko.
  • Rafael van der Vaart menilai Maroko memang layak meraih kemenangan.
  • Van der Vaart memuji dominasi lini tengah Maroko sepanjang pertandingan.
  • Frenkie de Jong disebut tampil dalam performa terburuk bersama Timnas Belanda.
  • Van der Vaart juga mengkritik strategi Belanda yang kalah jumlah di lini tengah.
  • Maroko menang setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
  • Adu penalti berakhir dengan kemenangan Maroko 3-2.
  • Singa Atlas melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
  • Maroko akan menghadapi Kanada pada babak berikutnya.
  • Kekalahan ini memicu evaluasi besar bagi skuad Der Oranje.