Performa menurun dan tekanan suporter membuat nilai jual Rafael Leao merosot tajam, AC Milan kini terancam gagal dapat cuan besar
MILAN | Sentrapos.co.id – Masa depan Rafael Leao bersama AC Milan mulai berada di ujung tanduk jelang dibukanya bursa transfer musim panas 2026. Penyerang asal Portugal tersebut kini dikabarkan kesulitan menarik minat klub-klub elite Eropa setelah performanya mengalami penurunan drastis sepanjang musim ini.
Arsenal, Manchester United, dan Barcelona yang sebelumnya sempat dikaitkan dengan Rafael Leao kini disebut memilih mundur dari perburuan sang pemain. Situasi tersebut membuat AC Milan berada dalam tekanan besar karena rencana penjualan Leao terancam gagal menghasilkan keuntungan maksimal.
Menurut laporan Sportitalia, Milan bersama agen Leao sebenarnya aktif menawarkan sang pemain kepada sejumlah klub besar Eropa. Namun respons yang diterima jauh dari harapan Rossoneri.
“Arsenal, Manchester United, dan Barcelona tidak siap mengeluarkan dana besar untuk Rafael Leao,” tulis laporan media Italia tersebut.
Padahal sebelumnya, Milan berharap penjualan Leao bisa menjadi solusi finansial sekaligus bagian dari proyek perombakan skuad musim depan.
Performa Rafael Leao Menurun Tajam
Sejak direkrut dari Lille pada 2019, Rafael Leao sempat dianggap sebagai salah satu winger paling berbahaya di Eropa. Namun musim ini, performa pemain berusia 26 tahun tersebut justru mengalami penurunan signifikan.
Dalam skema baru racikan Massimiliano Allegri yang menggunakan formasi 3-5-2, Leao dimainkan lebih sentral sebagai penyerang tengah. Perubahan posisi tersebut dinilai membuatnya kesulitan mengeluarkan kemampuan terbaik.
Meski mencetak 10 gol dari 30 pertandingan kompetitif musim ini, statistik Leao dinilai belum cukup memuaskan bagi pemain dengan label bintang.
Yang paling menjadi sorotan, Leao belum mencetak gol di Serie A sejak 1 Maret 2026.
Situasi itu membuat tekanan dari publik San Siro semakin besar.
Suporter AC Milan Mulai Kehilangan Kesabaran
Kekecewaan suporter Milan terhadap Rafael Leao semakin terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir. Saat menghadapi Atalanta pada 5 Mei lalu, Leao mendapat sorakan negatif setelah gagal memanfaatkan peluang emas yang berujung kekalahan 2-3.
Situasi serupa kembali terjadi saat Milan kalah 0-3 dari Udinese dan ketika bermain imbang tanpa gol melawan Juventus.
Saat ditarik keluar pada menit ke-80 dan digantikan Christopher Nkunku, sebagian besar pendukung Milan di San Siro terdengar memberikan siulan kepada Leao.
“Tekanan terhadap Rafael Leao kini datang dari performa buruk hingga ekspektasi tinggi suporter Milan,” tulis media Italia.
Kondisi tersebut membuat rumor kepergian Leao semakin kuat menjelang musim panas.
Milan Terancam Rugi Besar
Leao masih memiliki klausul pelepasan sebesar 120 juta euro dalam kontraknya bersama Milan hingga 2028. Namun Rossoneri kini disebut siap melepasnya dengan harga lebih rendah, sekitar 80 juta euro.
Meski demikian, angka tersebut ternyata masih dianggap terlalu mahal oleh klub-klub peminat.
Kini mendekati usia 27 tahun, Leao juga tidak lagi dipandang sebagai wonderkid potensial, melainkan pemain matang yang sedang berusaha mengembalikan performa terbaiknya.
AC Milan pun berharap penampilan Leao bersama Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 nanti bisa kembali meningkatkan nilai jualnya di pasar transfer.
Di sisi lain, Rossoneri juga masih fokus mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Milan wajib memenangkan laga terakhir kontra Cagliari di San Siro demi memastikan posisi di empat besar Serie A.
Jika gagal lolos Liga Champions dan gagal menjual Leao dengan harga tinggi, Milan bisa menghadapi tekanan finansial besar pada musim depan. (*)
Poin Utama Berita
- Rafael Leao mulai kesulitan menarik minat klub elite Eropa.
- Arsenal, Manchester United, dan Barcelona dikabarkan mundur dari perburuan.
- AC Milan aktif menawarkan Leao ke sejumlah klub.
- Performa Leao musim ini dinilai menurun drastis.
- Leao belum mencetak gol Serie A sejak 1 Maret 2026.
- Suporter Milan mulai memberikan sorakan negatif kepada Leao.
- Milan siap menurunkan harga jual menjadi 80 juta euro.
- Kontrak Rafael Leao masih berlaku hingga 2028.
- Piala Dunia 2026 diharapkan bisa mengembalikan nilai jual Leao.
- Milan fokus mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

















