Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Trump Ucapkan Terima Kasih kepada Xi Jinping dan Vladimir Putin, MoU Damai AS-Iran Resmi Masuki Tahap Implementasi

7
×

Trump Ucapkan Terima Kasih kepada Xi Jinping dan Vladimir Putin, MoU Damai AS-Iran Resmi Masuki Tahap Implementasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Trump Ucapkan Terima Kasih kepada Xi Jinping dan Vladimir Putin, MoU Damai AS-Iran Resmi Masuki Tahap Implementasi

EVIAN-LES-BAINS | Sentrapos.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin atas sikap yang disebutnya membantu meredakan situasi selama konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam konferensi pers di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Evian-les-Bains, Prancis, Kamis (18/6/2026).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Menurut Trump, sikap kedua pemimpin dunia tersebut turut menciptakan kondisi yang lebih kondusif di tengah upaya diplomatik untuk mengakhiri perang yang berlangsung sejak akhir Februari lalu.

“Saya hanya ingin berterima kasih kepada mereka karena mereka membuat keadaan jauh lebih baik,” kata Presiden Donald Trump.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena jarang terjadi Trump secara terbuka memberikan apresiasi kepada Xi Jinping maupun Vladimir Putin dalam isu geopolitik internasional.


MoU AS-Iran Resmi Ditandatangani

Pernyataan Trump muncul setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang menjadi dasar dimulainya proses perdamaian kedua negara.

Dokumen tersebut ditandatangani secara digital oleh Presiden Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Kesepakatan itu membuka jalan bagi kedua negara untuk menjalani proses negosiasi selama 60 hari guna menyusun perjanjian damai yang lebih komprehensif.

Penandatanganan dilakukan di sela agenda KTT G7 setelah Trump menggelar pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.


Iran Pastikan Kesepakatan Telah Berlaku

Pemerintah Iran juga mengonfirmasi bahwa dokumen kesepahaman telah ditandatangani oleh kedua kepala negara.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan seluruh substansi MoU telah disepakati dan kini memasuki tahap implementasi.

“Teks Memorandum of Understanding telah diselesaikan dengan tanda tangan para presiden. Kini saatnya menguji implementasi perjanjian tersebut,” ujar Esmail Baghaei.

Baghaei menjelaskan bahwa proses penandatanganan dilakukan secara elektronik tanpa seremoni resmi karena dinilai lebih efektif.

Menurutnya, ketika dokumen telah ditandatangani langsung oleh kepala negara, konsekuensi politik apabila terjadi pelanggaran terhadap isi kesepakatan akan menjadi jauh lebih besar.


Fokus Negosiasi dan Pembukaan Selat Hormuz

Berdasarkan isi MoU, kedua negara akan memasuki masa negosiasi selama dua bulan.

Salah satu langkah awal yang menjadi perhatian dunia internasional adalah rencana pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang selama konflik menjadi salah satu titik ketegangan global.

Selain pembahasan mengenai keamanan kawasan, proses negosiasi juga akan mencakup isu program nuklir Iran, pencabutan sejumlah sanksi ekonomi, hingga mekanisme implementasi kesepakatan secara bertahap.

“MoU menjadi fondasi awal bagi proses diplomasi yang diharapkan mampu menciptakan stabilitas baru di kawasan Timur Tengah.”

Meski demikian, berbagai pihak masih menilai keberhasilan kesepakatan tersebut akan sangat bergantung pada komitmen politik kedua negara dalam menjalankan seluruh poin yang telah disepakati. (*)


Poin Utama Berita

  • Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada Xi Jinping dan Vladimir Putin atas sikap mereka selama konflik AS-Iran.
  • Pernyataan disampaikan Trump saat KTT G7 di Prancis.
  • Amerika Serikat dan Iran resmi menandatangani MoU perdamaian secara digital.
  • MoU membuka jalan negosiasi damai selama 60 hari.
  • Pemerintah Iran memastikan dokumen telah ditandatangani dan memasuki tahap implementasi.
  • Salah satu agenda awal adalah pembukaan kembali Selat Hormuz.
  • Dunia kini menunggu hasil implementasi kesepakatan damai antara AS dan Iran.