BEKASI | Sentrapos.co.id — Sebuah video kondisi rumah kontrakan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial setelah memperlihatkan kondisi rumah yang sangat kotor, dipenuhi sampah, kotoran hewan, hingga puluhan bangkai kucing.
Video tersebut menghebohkan warganet karena memperlihatkan lantai rumah yang nyaris tak terlihat akibat tertutup lapisan kotoran berwarna cokelat bercampur bulu dan feses kucing.
Dalam rekaman video, tampak berbagai barang berserakan di dalam rumah, mulai dari kemasan makanan kucing, litter box, ember, kandang, galon, hingga perlengkapan rumah tangga lain yang terbengkalai.
Narasi dalam video terdengar syok saat melihat kondisi kontrakan tersebut.
“Ini bulu kucing kali. Bulu apaan itu? Bulu kucing nih?” ujar suara dalam video yang viral di media sosial.
Tak hanya itu, perekam video juga menemukan bangkai kucing di berbagai sudut rumah.
“Tapi banyak makanan kucing kok bisa pada mati ya?” lanjut suara dalam video tersebut.
Pemilik Kontrakan Syok Saat Rumah Dibuka
Pemilik kontrakan bernama Trya mengungkapkan rumah tersebut ditinggalkan penyewa dalam kondisi mengenaskan setelah sebelumnya menunggak pembayaran sewa cukup lama.
Menurut Trya, penyewa terus menunda pengambilan barang dan tidak kunjung membersihkan rumah meski telah beberapa kali diperingatkan.
Akhirnya, keluarga pemilik memutuskan membuka rumah dan melakukan pembersihan bersama petugas kebersihan.
“Itu suami aku sama orang yang bersih-bersih masuk kontrakan. Kaget dong!” kata Trya.
Saat pintu rumah dibuka, bau busuk langsung tercium sangat menyengat.
“Bau bangkai yang udah nggak ada daging, tinggal kulit kering,” ungkapnya.
Puluhan Bangkai Kucing Ditemukan
Trya mengaku sangat terpukul saat mengetahui terdapat banyak kerangka dan tengkorak kucing di hampir seluruh ruangan rumah.
Mulai dari ruang tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi hingga loteng ditemukan bangkai kucing dalam kondisi mengenaskan.
Ia memperkirakan ada sekitar 20 bangkai kucing di dalam rumah tipe 24 meter persegi tersebut.
“Setiap kamar ada kucing. Di ruang tamu sampai belakang tempat salat,” ujarnya.
Proses pembersihan rumah memakan waktu hingga dua hari penuh. Sedikitnya tiga gerobak sampah dan kotoran berhasil diangkut dari lokasi.
Meski telah dibersihkan, rumah masih memerlukan sejumlah perbaikan karena noda dan bau menyengat sempat menempel di beberapa bagian bangunan.
Komunitas Pecinta Kucing Turun Tangan
Kasus ini kini turut menjadi perhatian komunitas pecinta hewan. Trya mengaku telah menyerahkan penanganan dugaan penelantaran hewan kepada komunitas pecinta kucing.
Menurutnya, komunitas tersebut mempertimbangkan langkah hukum terhadap penyewa kontrakan karena diduga melakukan penelantaran hewan yang berujung kematian.
“Kita nggak terima lihat kondisi kucing seperti itu,” tegasnya.
Peristiwa ini pun memicu gelombang komentar warganet yang mengecam dugaan penelantaran hewan serta meminta aparat dan instansi terkait turun tangan melakukan penyelidikan lebih lanjut. (*)
Poin Utama Berita
- Video kontrakan kotor dan penuh bangkai kucing viral di media sosial.
- Lokasi rumah berada di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
- Pemilik rumah syok menemukan puluhan bangkai dan tengkorak kucing.
- Lantai rumah tertutup kotoran, bulu, dan sampah hingga ubin tak terlihat.
- Penyewa diketahui menunggak sewa dan meninggalkan rumah begitu saja.
- Proses pembersihan memakan waktu dua hari dengan tiga gerobak sampah.
- Komunitas pecinta hewan mempertimbangkan langkah hukum.
- Warganet mengecam dugaan penelantaran hewan dalam kasus tersebut.

















