Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWAVIRAL

Tangis Gadis Cirebon Viral di Medsos, Ngaku Jadi Korban Ayah Tiri Sejak SMA

33
×

Tangis Gadis Cirebon Viral di Medsos, Ngaku Jadi Korban Ayah Tiri Sejak SMA

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Jagat media sosial dihebohkan dengan viralnya video pengakuan seorang perempuan asal Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang mengaku menjadi korban dugaan kekerasan seksual oleh ayah tirinya sendiri.

Video curahan hati korban tersebut memicu simpati mendalam sekaligus kemarahan publik. Dalam rekaman yang beredar luas di TikTok, Instagram, dan platform X, korban berinisial SPM tampak berbicara dengan suara bergetar sambil menahan tangis.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Korban mengaku mengalami peristiwa memilukan itu sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

“Video itu dibuat sebagai bentuk permintaan keadilan agar kasus yang saya alami bisa diproses secara hukum,” ungkap korban dalam pengakuannya.

Korban Mengaku Sempat Berusaha Melawan

Dalam keterangannya, korban menyebut dugaan tindakan kekerasan seksual tersebut terjadi berulang kali, bahkan saat kondisi rumah sedang ramai penghuni.

Korban mengaku beberapa kali berusaha menyelamatkan diri dengan berpindah tempat tinggal demi menghindari pelaku. Selain itu, ia juga berupaya mengamankan kamar karena pintu tidak memiliki pengunci yang layak.

Namun berbagai upaya tersebut disebut tidak mampu menghentikan tindakan terduga pelaku.

Korban mengaku merasa tidak berdaya lantaran kalah tenaga dan kesulitan meminta pertolongan ketika peristiwa itu terjadi.

Polisi Benarkan Laporan Sudah Diterima

Menanggapi viralnya video pengakuan tersebut, pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan resmi dari korban dan kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol I Putu Ika Prabawa mengatakan kasus dugaan kekerasan seksual itu masih dalam tahap pendalaman.

“Laporannya sudah masuk dan sedang kami selidiki,” ujar Kompol I Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).

Polisi memastikan korban kini telah berusia dewasa. Aparat juga tengah mengumpulkan bukti serta mendalami seluruh keterangan terkait dugaan tindak pidana tersebut.

Kasus Jadi Sorotan Publik

Viralnya kasus ini kembali memunculkan perhatian publik terhadap tingginya ancaman kekerasan seksual di lingkungan domestik yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anggota keluarga.

Banyak warganet menyuarakan dukungan moral kepada korban serta mendesak aparat penegak hukum agar menangani perkara tersebut secara serius dan transparan.

Pengamat sosial menilai keberanian korban menyampaikan pengakuan ke publik menjadi bentuk penting dalam membuka kesadaran masyarakat terkait bahaya kekerasan seksual dalam keluarga.

“Korban kekerasan seksual membutuhkan dukungan, perlindungan, dan akses keadilan tanpa stigma,” ujar salah satu pemerhati perlindungan perempuan dan anak.

Imbauan Perlindungan dan Pendampingan Korban

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap korban kekerasan seksual, termasuk akses pendampingan psikologis dan bantuan hukum.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan identitas pribadi korban maupun konten yang dapat memperburuk kondisi psikologis korban.

Selain itu, publik diminta segera melapor kepada aparat atau lembaga perlindungan perempuan dan anak apabila mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan seksual di lingkungan sekitar. (*)


Poin Utama Berita

  • Video pengakuan gadis asal Cirebon viral di media sosial.
  • Korban mengaku mengalami dugaan kekerasan seksual oleh ayah tiri sejak SMA.
  • Video curahan hati korban memicu simpati dan kemarahan publik.
  • Korban mengaku sempat berusaha melawan dan menghindar dari pelaku.
  • Polisi membenarkan laporan resmi telah diterima.
  • Kasus kini dalam tahap penyelidikan Polresta Cirebon.
  • Publik mendesak penanganan hukum secara serius dan transparan.
  • Kasus menjadi sorotan terkait tingginya kekerasan seksual dalam keluarga.