Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BOLA

AC Milan Chaos! Gagal ke Liga Champions, Allegri hingga Direktur Dipecat Usai Diduga Bentrok dengan Ibrahimovic

23
×

AC Milan Chaos! Gagal ke Liga Champions, Allegri hingga Direktur Dipecat Usai Diduga Bentrok dengan Ibrahimovic

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rossoneri Dilanda Krisis Besar, Kekalahan dari Cagliari Picu Pemecatan Massal dan Drama Internal Klub

MILAN | Sentrapos.co.id – Kegagalan AC Milan menembus empat besar Serie A Italia musim 2025/2026 memicu kekacauan besar di internal klub. Rossoneri dipastikan gagal lolos ke Liga Champions usai tumbang 1-2 dari Cagliari dalam laga penentuan yang berlangsung panas dan penuh drama.

Hasil tersebut terasa sangat menyakitkan bagi Milan. Pasalnya, skuad Rossoneri sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci posisi empat besar Serie A dan mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Namun kekalahan di laga terakhir justru menjadi awal dari badai besar yang mengguncang San Siro.

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, langsung mengambil langkah drastis dengan memecat sejumlah figur penting klub hanya beberapa jam setelah pertandingan berakhir.

Massimiliano Allegri, Igli Tare, Giorgio Furlani, hingga Geoffrey Moncada resmi didepak dalam keputusan besar yang mengejutkan publik sepak bola Italia.

“Kekalahan dari Cagliari menjadi titik ledak krisis internal AC Milan yang sudah memanas sejak akhir musim,” tulis sejumlah media Italia.

Situasi internal Milan ternyata jauh lebih rumit dibanding sekadar kegagalan di atas lapangan. Laporan Corriere della Sera mengungkap adanya ketegangan serius antara pelatih Massimiliano Allegri dan Zlatan Ibrahimovic.

Hubungan keduanya disebut sudah lama tidak harmonis, terutama di tengah tekanan besar akibat performa Milan yang terus menurun.

Bahkan, laporan tersebut menyebut Allegri dan Ibrahimovic sempat terlibat bentrokan fisik di sebuah restoran, dengan CEO Milan Giorgio Furlani berada di lokasi kejadian.

“Igli Tare disebut turun tangan langsung untuk memisahkan Allegri dan Ibrahimovic agar situasi tidak semakin memburuk,” tulis Corriere della Sera.

Ketegangan internal itu diyakini menjadi salah satu alasan utama Milan melakukan perombakan besar-besaran di jajaran manajemen dan pelatih.

Menariknya, di tengah gelombang pemecatan tersebut, Zlatan Ibrahimovic justru menjadi satu-satunya figur penting yang tetap dipertahankan dalam proyek baru Rossoneri.

Drama lain juga muncul setelah Alexis Saelemaekers mencetak gol pembuka ke gawang Cagliari. Menurut laporan media Italia, suasana di tribun direksi Milan justru terlihat dingin tanpa ekspresi.

Hanya Igli Tare yang disebut merayakan gol tersebut, sementara petinggi lain tetap tenang seolah memahami bahwa kemenangan Milan bisa menggagalkan rencana perubahan besar di tubuh klub.

Situasi itu memunculkan spekulasi adanya perbedaan kepentingan di internal manajemen AC Milan terkait masa depan Allegri dan sejumlah pejabat klub.

Pada akhirnya, Milan justru kalah 1-2 dari Cagliari dan gagal finis di empat besar Serie A. Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri musim buruk Rossoneri dengan drama besar yang kini menjadi sorotan publik sepak bola Eropa.

Kini, AC Milan menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali stabilitas klub di tengah tekanan suporter dan tuntutan kembali bersaing di papan atas Serie A maupun kompetisi Eropa. (*)


Poin Utama Berita

  • AC Milan gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 1-2 dari Cagliari.
  • Gerry Cardinale langsung memecat Allegri, Tare, Furlani, dan Moncada.
  • Allegri dan Zlatan Ibrahimovic diduga sempat terlibat bentrokan fisik.
  • Igli Tare disebut menjadi penengah dalam insiden tersebut.
  • Situasi internal Milan disebut penuh konflik dan kepentingan berbeda.
  • Ibrahimovic menjadi satu-satunya figur penting yang tetap dipertahankan klub.
  • Kekalahan Milan memicu krisis besar dan perombakan total di internal Rossoneri.