Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BOLAHEADLINE NEWS | PILIHAN EDITOR

AC Milan Bersih-Bersih Total! Allegri, CEO hingga Direksi Dipecat Usai Gagal ke Liga Champions, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat

47
×

AC Milan Bersih-Bersih Total! Allegri, CEO hingga Direksi Dipecat Usai Gagal ke Liga Champions, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Rossoneri melakukan revolusi besar-besaran setelah gagal finis di empat besar Serie A. Zlatan Ibrahimovic kini jadi sosok sentral proyek baru AC Milan menuju musim 2026/2027.

MILAN | Sentrapos.co.id – AC Milan resmi memulai revolusi besar-besaran setelah menutup musim Serie A 2025/2026 dengan kegagalan pahit. Rossoneri mengambil keputusan ekstrem dengan memecat pelatih Massimiliano Allegri bersama tiga figur penting lain di struktur klub usai gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis klub, Milan mengonfirmasi perpisahan dengan CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, Pelatih Massimiliano Allegri, serta Direktur Teknik Geoffrey Moncada.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Keputusan itu diumumkan hanya beberapa jam setelah kekalahan dramatis 1-2 dari Cagliari pada laga terakhir Serie A di San Siro.

Padahal, Milan hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket Liga Champions. Rossoneri bahkan sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya mengalami comeback menyakitkan dari Cagliari yang sudah tidak memiliki kepentingan di klasemen.

Kekalahan tersebut langsung memicu gejolak besar di internal klub dan kemarahan suporter.

“Musim ini adalah kegagalan yang tidak bisa dibantah. Target utama kami sejak awal adalah kembali ke Liga Champions dan membangun fondasi kuat untuk bersaing memperebutkan gelar Serie A.”

Pernyataan keras itu menjadi sinyal jelas bahwa pemilik klub, Gerry Cardinale, tidak lagi mentoleransi kegagalan di San Siro.

Andoni Iraola
Andoni Iraola

Milan mengakui performa tim sebenarnya sempat menjanjikan karena berada di papan atas klasemen hampir sepanjang musim. Namun penurunan performa di akhir musim dianggap menghancurkan seluruh proyek yang sudah dibangun.

“Penurunan performa di akhir musim tidak mencerminkan perjalanan kami sebelumnya. Kekalahan pada laga terakhir menjadikan musim ini sebagai kegagalan yang jelas.”

Zlatan Ibrahimovic Jadi Figur Sentral

Di tengah gelombang pemecatan besar-besaran tersebut, hanya Zlatan Ibrahimovic yang tetap dipertahankan dalam struktur klub sebagai penasihat senior.

Legenda Swedia itu kini disebut akan menjadi tokoh utama dalam proyek restrukturisasi total AC Milan bersama Gerry Cardinale.

Keduanya langsung bergerak cepat mencari pelatih baru, direktur olahraga anyar, hingga CEO baru demi membangun kembali kekuatan Rossoneri untuk musim depan.

Situasi ini sekaligus menandai berakhirnya era singkat Massimiliano Allegri di Milan. Pelatih asal Italia tersebut baru kembali ke San Siro musim panas lalu, tetapi gagal memenuhi target utama klub.

Sepanjang musim 2025/2026, Allegri mencatatkan 22 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan dari total 42 pertandingan kompetitif.

Sementara itu, Igli Tare yang baru bergabung musim lalu juga harus angkat kaki setelah proyek yang dibangun gagal membawa Milan ke Liga Champions.

Andoni Iraola Jadi Kandidat Utama Pelatih Baru

Setelah melakukan pembersihan besar, Milan kini mulai fokus membangun proyek baru untuk musim 2026/2027.

Nama pelatih Bournemouth, Andoni Iraola, muncul sebagai kandidat terdepan pengganti Allegri. Pelatih asal Spanyol tersebut dikabarkan sudah dihubungi Milan sejak lebih dari sepekan sebelum musim berakhir.

Langkah itu memperlihatkan bahwa manajemen Rossoneri sebenarnya sudah menyiapkan pergantian pelatih jauh sebelum kegagalan ke Liga Champions dipastikan.

Iraola dianggap cocok dengan filosofi baru Milan karena memiliki gaya bermain agresif, modern, dan progresif. Keberhasilannya membawa Bournemouth lolos ke Liga Europa juga membuat reputasinya semakin melambung di Eropa.

Selain Iraola, Milan juga memasukkan sejumlah nama elite lain dalam radar mereka.

Pelatih Aston Villa, Unai Emery, mantan pelatih Barcelona Xavi Hernandez, Thiago Motta, hingga Vincenzo Italiano disebut menjadi opsi alternatif untuk memimpin revolusi baru Rossoneri.

Kini, AC Milan memasuki salah satu fase paling krusial dalam sejarah modern klub. Tekanan besar mengarah kepada Zlatan Ibrahimovic dan Gerry Cardinale untuk segera mengembalikan Rossoneri ke jalur juara setelah musim yang dianggap sebagai kegagalan total. (*)


Poin Utama Berita

  • AC Milan resmi memecat Massimiliano Allegri usai gagal lolos Liga Champions.
  • CEO Giorgio Furlani, Igli Tare, dan Geoffrey Moncada juga ikut diberhentikan.
  • Kekalahan 1-2 dari Cagliari menjadi pemicu revolusi besar di San Siro.
  • Zlatan Ibrahimovic menjadi satu-satunya figur yang dipertahankan.
  • Gerry Cardinale dan Ibrahimovic kini memimpin restrukturisasi total klub.
  • Andoni Iraola menjadi kandidat utama pelatih baru AC Milan.
  • Unai Emery, Xavi, Thiago Motta, dan Vincenzo Italiano masuk radar Rossoneri.
  • Musim 2025/2026 disebut Milan sebagai “kegagalan yang tidak bisa dibantah”.