SPANYOL | Sentrapos.co.id — Real Madrid kembali kehilangan poin krusial dalam perburuan gelar La Liga usai ditahan imbang Real Betis 1-1 pada Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB. Gol dramatis di menit ke-94 menjadi pukulan telak bagi Los Blancos yang kini semakin tertinggal dari Barcelona di puncak klasemen.
Madrid sempat berada di atas angin setelah Vinicius Junior membuka keunggulan pada menit ke-17. Namun kemenangan yang sudah di depan mata sirna di detik-detik akhir lewat gol mantan bek Barcelona, Hector Bellerin.
Hasil ini membuat jarak Madrid dengan Barcelona melebar menjadi delapan poin, dan berpotensi bertambah menjadi 11 poin jika rivalnya itu meraih kemenangan di laga berikutnya.
Babak Pertama: Madrid Efektif, Lunin Tampil Gemilang
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Real Betis sempat mengklaim penalti akibat dugaan handball, namun wasit tidak menggubris.
Madrid justru unggul lebih dulu lewat Vinicius yang memanfaatkan bola rebound hasil tembakan Federico Valverde. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum berkat penampilan solid Andriy Lunin yang menggagalkan sejumlah peluang emas tuan rumah.
Babak Kedua: Gol Dianulir, Mbappe Cedera, Petaka Datang
Di babak kedua, Kylian Mbappe sempat mencetak gol, namun dianulir karena offside. Situasi semakin memburuk ketika Mbappe harus ditarik keluar akibat dugaan cedera, menambah kekhawatiran bagi kubu Madrid.
Petaka akhirnya datang di masa injury time. Hector Bellerin mencetak gol penyeimbang pada menit ke-94 setelah memanfaatkan bola liar di kotak penalti.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Arbeloa Meledak, Soroti Keputusan Wasit
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja wasit yang dinilai merugikan timnya.
“Bagi saya itu sangat jelas. Tidak butuh banyak untuk membuat pemain kehilangan keseimbangan. Tapi untuk menilai itu, Anda harus memahami sepak bola,” tegas Arbeloa.
Ia juga menyoroti insiden dugaan handball yang tidak berbuah penalti bagi Madrid.
“Penalti yang sangat jelas, tangan terbuka dan tidak dekat dengan tubuh. Ini keputusan yang mendasar,” lanjutnya dengan nada tajam.
Arbeloa menegaskan hasil ini tidak sepenuhnya mencerminkan performa timnya yang dinilai layak meraih kemenangan.
Mbappe Cetak Rekor, Tapi Gelar Menjauh
Di tengah hasil pahit ini, Kylian Mbappe mencatatkan 100 penampilan bersama Real Madrid dengan torehan impresif 85 gol di semua kompetisi.
Namun, performa individu gemilang tersebut belum mampu mengangkat posisi Madrid di klasemen. Dengan lima laga tersisa, peluang juara La Liga kini berada di ujung tanduk.
Tekanan Meningkat, Isu Mourinho Mencuat
Situasi semakin panas dengan munculnya spekulasi kembalinya Jose Mourinho ke kursi pelatih Madrid. Isu ini mencuat setelah Mbappe kedapatan menyukai unggahan terkait Mourinho di media sosial.
Arbeloa menanggapi santai isu tersebut.
“Saya tidak peduli apakah Mbappe menyukai unggahan tentang Mourinho atau siapa pun. Yang penting adalah performa di lapangan,” ujarnya tegas.
Dengan tekanan yang terus meningkat dan peluang juara yang menipis, Real Madrid kini berada di titik krusial dalam menentukan arah musim mereka. (*)
Poin Utama Berita
- Real Madrid ditahan imbang Betis 1-1 lewat gol menit 94
- Vinicius sempat bawa Madrid unggul lebih dulu
- Mbappe alami cedera, golnya dianulir
- Arbeloa kritik keras keputusan wasit
- Barcelona berpeluang menjauh hingga 11 poin
- Isu Mourinho kembali ke Madrid mulai menguat

















