Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISHEADLINE NEWS | PILIHAN EDITORNASIONALPERISTIWA

Harga Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Pertamina Ungkap Alasan Kenaikan BBM Non-Subsidi

13
×

Harga Pertamax Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini, Pertamina Ungkap Alasan Kenaikan BBM Non-Subsidi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pertamax dan Pertamax Green resmi naik per 10 Juni 2026. Pertamina menyebut lonjakan harga dipicu evaluasi berkala yang mempertimbangkan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian, sementara Pertalite dan BioSolar tetap tidak berubah.

JAKARTA, Sentrapos.co.id

Masyarakat kembali dihadapkan pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green yang berlaku mulai Rabu, 10 Juni 2026, di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kenaikan ini membuat konsumen harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mengisi bahan bakar kendaraan. Harga Pertamax (RON 92) melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Meski demikian, Pertamina memastikan harga BBM subsidi jenis Pertalite dan BioSolar tetap dipertahankan masing-masing sebesar Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.

Pertamina Beberkan Alasan Kenaikan Harga

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan setelah melalui evaluasi berkala sesuai formula yang telah ditetapkan pemerintah.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth.

Menurutnya, keputusan tersebut mempertimbangkan perkembangan harga minyak mentah dunia serta harga pasar keekonomian yang terus mengalami perubahan dalam beberapa waktu terakhir.

“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi serta distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat,” tegasnya.

Pertamina juga memastikan ketersediaan pasokan BBM non-subsidi tetap aman dan tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina di Indonesia.

Daftar Harga BBM Pertamina per 10 Juni 2026

Berikut rincian harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 10 Juni 2026:

  • Pertamax (RON 92): Rp16.250 per liter
  • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp17.000 per liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp20.750 per liter
  • Dexlite: Rp23.000 per liter
  • Pertamina Dex: Rp24.800 per liter
  • Pertalite (Subsidi): Rp10.000 per liter
  • BioSolar (Subsidi): Rp6.800 per liter

Khusus Pertamax dan Pertamax Green mengalami kenaikan signifikan, sedangkan produk BBM lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Harga BBM Shell, BP AKR dan Vivo Jadi Sorotan

Kenaikan harga BBM Pertamina turut memicu perhatian masyarakat terhadap harga bahan bakar di SPBU swasta seperti Shell, BP AKR, dan Vivo.

BP AKR diketahui telah menyesuaikan harga BBM mereka. Harga BP 92 naik menjadi Rp16.670 per liter, sedangkan BP Ultimate menjadi Rp17.240 per liter.

Rincian harga BP AKR:

  • BP 92: Rp16.670 per liter
  • BP Ultimate: Rp17.240 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp25.060 per liter

Sementara itu, Shell masih menggunakan daftar harga yang berlaku sejak awal Juni 2026.

Harga Shell:

  • Shell V-Power Diesel: Rp24.490 per liter

Adapun Vivo hingga kini belum mengumumkan perubahan harga terbaru.

Harga Vivo yang masih berlaku:

  • Revvo 92: Rp12.390 per liter
  • Diesel Primus: Rp30.890 per liter

Pertalite dan BioSolar Tetap Bertahan

Di tengah lonjakan harga BBM non-subsidi, Pertamina memastikan tidak ada perubahan harga untuk BBM subsidi.

Kebijakan mempertahankan harga Pertalite dan BioSolar dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah dan sektor usaha kecil yang masih bergantung pada BBM subsidi.

Pertamina menegaskan bahwa distribusi BBM subsidi tetap menjadi bagian dari penugasan pemerintah yang akan terus dijalankan secara optimal.

Masyarakat dapat memantau informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, aplikasi MyPertamina, maupun Contact Center 135. (*)


Poin Utama Berita

  • Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026.
  • Harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.
  • Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
  • Pertalite dan BioSolar subsidi tetap tidak mengalami perubahan harga.
  • Pertamina menyebut kenaikan dipicu evaluasi harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.
  • BP AKR juga menaikkan harga BBM, sementara Vivo dan Shell belum melakukan penyesuaian signifikan.
  • Pertamina memastikan stok dan distribusi BBM tetap aman di seluruh Indonesia.