Aksi unjuk rasa berlangsung di depan Kantor Pusat BRI, Badan Gizi Nasional, dan kawasan Merdeka Selatan. Polisi menerjunkan ratusan personel serta menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional.
JAKARTA | Sentrapos.co.id – Sebanyak tiga aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026). Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan lalu lintas, sebanyak 607 personel gabungan kepolisian disiagakan di sejumlah titik unjuk rasa.
Berdasarkan informasi dari Polres Metro Jakarta Pusat, aksi pertama akan digelar oleh Asosiasi Anti Korupsi Indonesia Raya di depan Kantor Pusat Bank Rakyat Indonesia (BRI), Jalan Jenderal Sudirman, mulai pukul 11.00 WIB.
Sementara itu, pada waktu yang sama, massa dari Forum Perjuangan Maluku Utara juga akan menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Aksi ketiga dijadwalkan berlangsung pada pukul 13.00 WIB di kawasan Jalan Merdeka Selatan. Demonstrasi tersebut akan diikuti oleh elemen mahasiswa dan organisasi yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Jakarta Selatan, di antaranya LMND, HMI MPO, GMNI, PMKRI, SEMMI, PMII, IMM, KAMMI, HIKMAHBUDHI, serta sejumlah organisasi lainnya.
607 Personel Gabungan Disiagakan
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan pihak kepolisian telah menyiapkan ratusan personel untuk memastikan jalannya aksi berlangsung aman dan kondusif.
“Sebanyak 607 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di wilayah Jakarta Pusat hari ini,” ujar Iptu Erlyn Sumantri dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).
Menurut Erlyn, aparat kepolisian juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional dengan mempertimbangkan perkembangan jumlah massa dan kondisi di lapangan.
Polisi Imbau Warga Cari Jalur Alternatif
Untuk menghindari kepadatan kendaraan di sekitar lokasi aksi, masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif dan menghindari kawasan yang menjadi titik konsentrasi massa.
“Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional. Warga diimbau mencari jalan alternatif lain selama kegiatan unjuk rasa berlangsung,” kata Erlyn.
Polisi memastikan pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis serta tetap mengedepankan kelancaran aktivitas masyarakat. Pengguna jalan yang akan melintas di kawasan Sudirman, Kebon Sirih, maupun Merdeka Selatan diminta memperhatikan informasi lalu lintas terkini guna menghindari kemacetan.
Dengan berlangsungnya tiga aksi demonstrasi dalam satu hari di Jakarta Pusat, masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan dan memilih rute alternatif untuk meminimalkan hambatan mobilitas selama kegiatan berlangsung. (*)
Poin Utama Berita
- Tiga aksi demonstrasi digelar di Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026).
- Demo berlangsung di Kantor Pusat BRI, Badan Gizi Nasional (BGN), dan Merdeka Selatan.
- Massa aksi berasal dari Asosiasi Anti Korupsi Indonesia Raya, Forum Perjuangan Maluku Utara, serta Cipayung Plus Jakarta Selatan.
- Sebanyak 607 personel gabungan diterjunkan untuk pengamanan.
- Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional.
- Warga diminta menghindari lokasi demo dan menggunakan jalur alternatif.
- Potensi kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi di kawasan Sudirman, Kebon Sirih, dan Merdeka Selatan.

















