Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS | PILIHAN EDITORINTERNASIONALPERISTIWA

Israel Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 32 Tewas! Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas, Iran Ancam Tutup Selat Hormuz

10
×

Israel Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 32 Tewas! Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas, Iran Ancam Tutup Selat Hormuz

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA, Sentrapos.co.id – Situasi keamanan di Timur Tengah kembali memanas setelah serangan udara Israel dilaporkan menewaskan sedikitnya 32 orang di sejumlah wilayah Lebanon pada Minggu (21/6/2026) waktu setempat. Serangan tersebut terjadi ketika gencatan senjata antara kedua pihak masih berlaku, sehingga memicu kekhawatiran akan semakin meluasnya konflik di kawasan.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran serangan adalah Qennarit, wilayah di Lebanon selatan. Serangan udara dilaporkan menghantam sebuah rumah yang dihuni warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Serangan Hantam Rumah Warga Sipil

Seorang saksi mata, Abbas Ezzedine, mengatakan pesawat tempur Israel menyerang sebuah rumah sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Menurutnya, para penghuni rumah masih tertidur ketika serangan terjadi.

“Ada serangan udara pagi ini ke rumah ini pukul 08.30. Rumah itu menjadi target pesawat tempur Israel. Di dalamnya ada orang-orang yang sedang tidur, anak-anak, seorang perempuan, dua anaknya, suaminya, dan seorang warga sipil muda. Semuanya warga sipil,” ujar Abbas Ezzedine, dikutip dari unggahan Al Jazeera.

Abbas mengaku masyarakat sebelumnya berharap situasi kembali aman setelah adanya kesepakatan gencatan senjata. Namun, serangan terbaru justru kembali menghantam kawasan permukiman.

Israel Klaim Serangan Balasan

Militer Israel menyatakan operasi militer tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan yang diklaim berasal dari kelompok Hezbollah, yang disebut telah meluncurkan lebih dari 50 proyektil ke arah pasukan Israel pada malam sebelumnya.

Pernyataan tersebut menjadi dasar Israel melanjutkan operasi militernya di wilayah Lebanon selatan.

Lebih dari 4.000 Korban Jiwa

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa sejak konflik kembali meningkat pada 2 Maret, jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah melampaui 4.000 orang.

Selain korban jiwa, ribuan warga juga dilaporkan meninggalkan Kota Tyre dan wilayah sekitarnya setelah militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi terhadap sejumlah kawasan yang dianggap berisiko tinggi.

Kondisi tersebut memperburuk krisis kemanusiaan yang hingga kini masih berlangsung di Lebanon selatan.

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz

Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Iran dilaporkan kembali mengumumkan rencana penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi distribusi minyak dunia.

Selain itu, Teheran juga kembali mendesak Israel menghentikan operasi militernya di Lebanon sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan kawasan.

Ancaman penutupan Selat Hormuz dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas perdagangan energi global, mengingat sebagian besar ekspor minyak dari kawasan Teluk melewati jalur tersebut.

Penutupan Selat Hormuz berpotensi mengganggu rantai pasok energi dunia, mendorong kenaikan harga minyak global, serta memperluas dampak ekonomi akibat konflik di Timur Tengah.

Dunia Soroti Eskalasi Konflik

Serangan terbaru ini menambah daftar panjang kekerasan yang masih terjadi di kawasan Timur Tengah. Di tengah upaya diplomasi dan gencatan senjata, situasi di lapangan masih menunjukkan tingginya risiko bentrokan bersenjata yang dapat memicu ketidakstabilan regional.

Pengamat menilai meningkatnya ketegangan antara Israel, Hezbollah, dan Iran berpotensi memperluas konflik apabila tidak segera diselesaikan melalui jalur diplomasi.

(*)


Poin Utama Berita

  • Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah Lebanon pada Minggu (21/6/2026).
  • Sedikitnya 32 orang dilaporkan tewas akibat serangan tersebut.
  • Salah satu serangan menghantam rumah warga sipil di Qennarit, Lebanon selatan.
  • Israel menyebut operasi dilakukan sebagai balasan atas serangan lebih dari 50 proyektil yang diklaim ditembakkan Hezbollah.
  • Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan korban tewas sejak konflik meningkat telah melampaui 4.000 orang.
  • Ribuan warga mengungsi dari Tyre setelah perintah evakuasi dikeluarkan Israel.
  • Iran kembali mengancam menutup Selat Hormuz sebagai respons atas eskalasi konflik.
  • Ketegangan di Timur Tengah dikhawatirkan berdampak pada stabilitas geopolitik dan perdagangan minyak dunia.