MANCHESTER | Sentrapos.co.id – Manchester United harus menelan kekalahan pahit usai tumbang 1-2 dari Leeds United pada pekan ke-32 Premier League 2025/2026 di Old Trafford, Selasa (14/4/2026) dini hari WIB.
Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan. Selain terjadi di kandang sendiri, hasil ini juga memutus rekor panjang 45 tahun Leeds yang sebelumnya tak pernah menang di Old Trafford dalam ajang liga.
Lebih ironis lagi, laga ini merupakan pertandingan pertama Setan Merah setelah jeda panjang selama 24 hari. Alih-alih tampil segar, Manchester United justru terlihat kehilangan ritme dan koordinasi permainan sejak menit awal.
Leeds Menggila, Okafor Jadi Pembeda
Leeds United tampil agresif sejak awal laga. Tekanan tinggi yang mereka lancarkan membuat lini belakang Manchester United kewalahan.
Dua gol Leeds seluruhnya dicetak oleh Noah Okafor di babak pertama. Gol pembuka lahir dari penyelesaian melengkung yang tak mampu diantisipasi lini belakang MU. Sementara gol kedua tercipta lewat sepakan voli spektakuler yang menghujam gawang tanpa mampu dibendung kiper.
“Dominasi Leeds di babak pertama benar-benar menunjukkan perbedaan kesiapan tim dibandingkan Manchester United.”
Performa Okafor menjadi sorotan utama dalam laga ini dan menjadi faktor penentu kemenangan Leeds.
Kartu Merah Martinez, Titik Balik Laga
Petaka bagi Manchester United datang di menit ke-55 saat Lisandro Martinez diganjar kartu merah langsung usai insiden dengan Dominic Calvert-Lewin.
Keputusan wasit, yang diperkuat VAR, memicu kontroversi. Martinez dianggap melakukan pelanggaran serius berupa aksi menarik rambut lawan.
“Keputusan kartu merah ini menjadi titik balik yang memperparah situasi United di tengah tekanan Leeds.”
Bermain dengan 10 orang membuat lini pertahanan MU semakin rapuh dan kesulitan mengembangkan permainan.
Respons MU Terlambat, Casemiro Cuma Hiburan
Meski dalam kondisi timpang, Manchester United sempat memberikan perlawanan. Casemiro mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan matang dari Bruno Fernandes.
Gol tersebut sempat membangkitkan harapan publik Old Trafford. Namun, solidnya pertahanan Leeds membuat upaya kebangkitan MU tidak membuahkan hasil.
Performa Pemain Disorot Tajam
Sejumlah pemain Manchester United tampil jauh dari ekspektasi dalam laga ini:
- Manuel Ugarte tampil buruk, sering kehilangan bola dan gagal mengontrol lini tengah.
- Noussair Mazraoui menjadi titik lemah di lini belakang dan bertanggung jawab atas gol pembuka Leeds.
- Benjamin Sesko gagal memanfaatkan peluang emas.
- Matheus Cunha minim kontribusi dan terlihat frustrasi sepanjang laga.
- Lisandro Martinez dari penyelamat berubah menjadi petaka akibat kartu merah.
Di sisi lain, Bruno Fernandes dan Casemiro menjadi sedikit pemain yang tampil cukup baik di tengah performa tim yang inkonsisten.
Dampak ke Klasemen dan Tekanan untuk MU
Kemenangan ini membuat Leeds United menjauh dari zona degradasi dan menjaga asa bertahan di Premier League.
Sementara itu, Manchester United tetap berada di papan atas klasemen. Namun, kekalahan ini menjadi alarm serius bagi skuad asuhan Michael Carrick dalam perburuan tiket Liga Champions.
“Jika tidak segera berbenah, posisi Manchester United di zona Liga Champions bisa terancam.”
Dengan sisa laga yang semakin krusial, konsistensi menjadi harga mati bagi Setan Merah. (*)
Poin Utama Berita
- MU kalah 1-2 dari Leeds di Old Trafford
- Rekor 45 tahun Leeds tanpa kemenangan di kandang MU akhirnya pecah
- Noah Okafor jadi bintang dengan dua gol
- Lisandro Martinez kena kartu merah kontroversial
- Performa MU menurun meski baru libur 24 hari
- Casemiro cetak gol hiburan
- Sejumlah pemain MU tampil di bawah standar
- Leeds menjauh dari degradasi, MU tertekan di papan atas

















