Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWS | PILIHAN EDITORINTERNASIONALPERISTIWATEKNO, SAINS & GAME

Roket New Glenn Blue Origin Meledak di Florida, Program Pangkalan Bulan NASA Terancam dan Persaingan dengan SpaceX Memanas

40
×

Roket New Glenn Blue Origin Meledak di Florida, Program Pangkalan Bulan NASA Terancam dan Persaingan dengan SpaceX Memanas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ledakan dahsyat saat uji mesin statis menghancurkan fasilitas peluncuran Blue Origin di Florida. Insiden ini memicu kekhawatiran terhadap jadwal program Artemis NASA dan proyek pembangunan pangkalan Bulan senilai miliaran dolar AS.

FLORIDA | Sentrapos.co.id

Roket New Glenn milik perusahaan antariksa Blue Origin yang didirikan miliarder Jeff Bezos dilaporkan meledak saat menjalani uji mesin statis (hotfire test) di Florida, Amerika Serikat, Kamis (28/5) waktu setempat.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Ledakan besar yang terjadi di kompleks peluncuran Kennedy Space Center itu memicu kobaran api raksasa dan menghancurkan sebagian fasilitas peluncuran hanya beberapa detik setelah pengujian dimulai. Cahaya jingga dari ledakan bahkan dilaporkan terlihat hingga Fort Pierce yang berjarak sekitar 185 kilometer dari lokasi kejadian.

Insiden tersebut menjadi perhatian dunia karena New Glenn merupakan roket yang dipersiapkan untuk mendukung berbagai misi strategis NASA, termasuk pembangunan pangkalan permanen di Bulan dan pengiriman astronaut melalui program Artemis.

“Masih terlalu dini untuk mengetahui penyebab pastinya, tetapi kami sudah mulai melakukan investigasi. Hari yang sangat berat, tetapi kami akan membangun kembali apa pun yang perlu dibangun dan kembali terbang,” tulis pendiri Blue Origin, Jeff Bezos.

Menurut Bezos, seluruh karyawan dan personel yang berada di lokasi dipastikan selamat tanpa korban luka.

Ledakan Picu Kekhawatiran terhadap Program Artemis NASA

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah NASA mengumumkan Blue Origin memenangkan kontrak peluncuran misi awal pembangunan pangkalan Bulan senilai sekitar 20 miliar dolar AS.

New Glenn juga diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung pengiriman wahana pendarat Bulan yang akan digunakan dalam misi Artemis mendatang.

Administrator NASA, Jared Isaacman, menegaskan lembaganya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak ledakan tersebut terhadap jadwal program eksplorasi Bulan.

“Penerbangan luar angkasa tidak mengenal toleransi terhadap kesalahan, dan pengembangan roket pengangkut berat generasi baru adalah pekerjaan yang sangat sulit,” tulis Isaacman melalui platform X.

NASA juga memastikan akan bekerja sama dengan Blue Origin dan seluruh mitra terkait guna melakukan investigasi menyeluruh, mengukur dampak jangka pendek terhadap misi, serta menyusun langkah pemulihan program.

Getaran Terasa hingga Ratusan Kilometer

Gelombang kejut akibat ledakan dilaporkan dirasakan di sepanjang pesisir Atlantik Florida yang dikenal sebagai Space Coast.

Sejumlah warga di Cape Canaveral dan Cocoa Beach mengaku rumah mereka bergetar saat ledakan terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Bahkan, beberapa warga Carolina Selatan yang berjarak ratusan kilometer dari lokasi mengaku melihat cahaya terang di langit malam.

Foto dan video bola api raksasa berwarna jingga dengan cepat menyebar di media sosial setelah lokasi peluncuran terlihat jelas dari sejumlah kawasan pantai.

Meski demikian, otoritas penanganan darurat memastikan tidak ada ancaman bagi masyarakat akibat asap maupun material berbahaya dari insiden tersebut.

Persaingan Blue Origin dan SpaceX Semakin Ketat

Ledakan New Glenn terjadi di tengah persaingan sengit antara Blue Origin dan SpaceX milik Elon Musk dalam memperebutkan kontrak strategis NASA untuk program Artemis.

Sebelumnya, penerbangan ketiga New Glenn dilaporkan mengalami masalah setelah muatannya masuk ke orbit yang tidak sesuai. Akibatnya, Federal Aviation Administration (FAA) sempat menghentikan sementara operasional roket tersebut.

Pengujian pada Kamis lalu merupakan uji statis pertama setelah FAA memberikan izin terbang kembali kepada New Glenn.

Dalam program Artemis III dan Artemis IV, NASA berencana menguji wahana Blue Moon milik Blue Origin serta Starship Human Landing System (HLS) milik SpaceX guna menentukan kendaraan yang akan membawa astronaut menuju permukaan Bulan.

Menanggapi insiden tersebut, Elon Musk turut menyampaikan komentarnya.

“Sangat disayangkan. Roket memang sulit,” tulis Musk melalui platform X.

Insiden ledakan ini diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam evaluasi NASA terhadap kesiapan mitra komersialnya untuk mendukung ambisi Amerika Serikat kembali mendaratkan manusia di Bulan untuk pertama kalinya sejak 1972.

Dengan investigasi yang masih berlangsung, dunia kini menanti sejauh mana dampak ledakan New Glenn terhadap masa depan program Artemis, pembangunan pangkalan Bulan, serta persaingan industri antariksa global antara Blue Origin dan SpaceX. (*)

Poin Utama Berita

  • Roket New Glenn milik Blue Origin meledak saat uji mesin statis di Florida.
  • Ledakan menghancurkan sebagian fasilitas peluncuran Kennedy Space Center.
  • NASA khawatir insiden berdampak pada jadwal pembangunan pangkalan Bulan.
  • Jeff Bezos memastikan tidak ada korban dalam kejadian tersebut.
  • Gelombang kejut ledakan terasa hingga ratusan kilometer.
  • Blue Origin baru saja memenangkan kontrak misi Bulan senilai US$20 miliar.
  • Persaingan Blue Origin dan SpaceX dalam program Artemis semakin memanas.
  • NASA melakukan evaluasi dan investigasi menyeluruh pascaledakan.
  • Elon Musk turut menanggapi insiden New Glenn.
  • Masa depan misi Artemis dan eksplorasi Bulan kini menjadi sorotan global.