Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Misteri Pembunuhan WN Korea Selatan di Bekasi Mulai Terkuak, Polisi Tangkap Terduga Pelaku

33
×

Misteri Pembunuhan WN Korea Selatan di Bekasi Mulai Terkuak, Polisi Tangkap Terduga Pelaku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Korban Ditemukan Bersimbah Darah di Rumahnya, Polisi Temukan Luka Akibat Benda Tumpul dan Senjata Tajam

BEKASI | Sentrapos.co.id – Kasus tewasnya seorang warga negara (WN) Korea Selatan berinisial S (66) di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mulai menemukan titik terang. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan intensif, polisi berhasil mengamankan seorang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Korban sebelumnya ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Rabu (27/5/2026) dalam kondisi mengenaskan. Penemuan mayat pertama kali dilakukan oleh putri korban yang datang untuk menjenguk ayahnya sekitar pukul 15.00 WIB.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Peristiwa itu langsung menggemparkan warga sekitar dan memicu penyelidikan mendalam oleh aparat kepolisian.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, membenarkan bahwa korban selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut.

“Korban memang tinggal sendiri di rumah. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah tanda trauma kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kompol Wuryanti.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka akibat benturan benda tumpul serta luka yang diduga berasal dari senjata tajam. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban menjadi korban tindak pidana pembunuhan.

Polisi Periksa Terduga Pelaku dan Tunggu Hasil Autopsi

Perkembangan terbaru, aparat kepolisian telah mengamankan seorang terduga pelaku yang kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun hingga kini penyidik masih mendalami peran serta keterlibatan terduga pelaku dalam kasus tersebut.

“Benar, terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan. Hasil lengkapnya akan kami sampaikan setelah proses pendalaman selesai,” kata Kombes Pol Budi Hermanto.

Penyidik juga masih menunggu hasil resmi autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban secara medis dan memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan.

Sebelum penangkapan dilakukan, polisi diketahui telah memeriksa sedikitnya enam orang saksi yang dianggap mengetahui aktivitas korban maupun situasi di sekitar lokasi kejadian.

Korban Dikenal Tertutup, Miliki Puluhan Rumah Kontrakan

Di lingkungan tempat tinggalnya, korban dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

Ketua RW setempat, Jahid, mengatakan korban telah tinggal cukup lama di kawasan tersebut namun tidak banyak terlibat dalam aktivitas sosial kemasyarakatan.

“Keseharian korban memang cenderung tertutup. Banyak warga yang tidak terlalu mengenalnya karena jarang berinteraksi,” ungkap Jahid.

Menurut keterangan warga, korban telah berpisah dengan istrinya sejak sekitar tiga tahun lalu dan tinggal seorang diri. Hanya anak sulungnya yang diketahui sesekali datang mengunjungi rumah tersebut.

Selain itu, rumah korban juga berada di area yang relatif tertutup dari pantauan lingkungan sekitar. Gerbang rumah disebut hampir selalu tertutup sehingga aktivitas di dalam rumah jarang diketahui warga.

Fakta lain yang terungkap, korban diketahui memiliki sekitar 30 unit rumah kontrakan yang berada tepat di samping kediamannya.

“Korban memang memiliki deretan rumah kontrakan di samping rumahnya, jumlahnya sekitar 30 pintu,” kata Jahid.

Sejumlah warga juga menduga korban mengalami kendala komunikasi karena kemampuan berbahasa Indonesianya yang terbatas. Hal itu disebut menjadi salah satu alasan korban jarang bergaul dengan lingkungan sekitar.

Kasus pembunuhan ini masih terus dikembangkan oleh penyidik. Polisi belum mengungkap motif maupun hubungan antara korban dan terduga pelaku yang telah diamankan.

Penyidik memastikan akan mengusut tuntas kasus tersebut guna mengungkap latar belakang, modus operandi, serta pihak-pihak lain yang mungkin terlibat dalam peristiwa pembunuhan yang menggemparkan warga Bekasi tersebut. (*)

Poin Utama Berita

  • WN Korea Selatan berinisial S ditemukan tewas di rumahnya di Tambun Selatan, Bekasi.
  • Korban ditemukan pertama kali oleh putrinya dalam kondisi bersimbah darah.
  • Polisi menemukan luka akibat benda tumpul dan senjata tajam di tubuh korban.
  • Terduga pelaku telah berhasil diamankan dan sedang diperiksa.
  • Polisi masih menunggu hasil resmi autopsi korban.
  • Enam saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik.
  • Korban diketahui tinggal seorang diri setelah bercerai tiga tahun lalu.
  • Warga menyebut korban dikenal tertutup dan jarang berinteraksi.
  • Korban memiliki sekitar 30 unit rumah kontrakan di samping rumahnya.
  • Motif pembunuhan masih didalami oleh aparat kepolisian.