JAKARTA | Sentrapos.co.id — Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting bersama Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (3/5/2026).
Pertemuan ini disebut sebagai bagian dari agenda rutin Presiden dalam memperkuat pengawasan terhadap transaksi keuangan negara.
Agenda Rutin Evaluasi Keuangan Negara
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan evaluasi berkala yang dilakukan Presiden bersama PPATK.
“Presiden menerima beberapa tokoh untuk berdiskusi, termasuk Ketua PPATK dan Mensesneg,” ujar Teddy.
Dalam forum tersebut, dibahas berbagai aspek penting terkait pengawasan aliran dana serta transparansi pengelolaan keuangan negara.
Fokus pada Transparansi dan Akuntabilitas
Presiden menekankan pentingnya sistem keuangan negara yang transparan dan akuntabel.
“Pengelolaan keuangan harus berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan setiap kebijakan fiskal benar-benar berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.
Uang Rakyat Harus Tepat Sasaran
Prabowo juga memberikan penegasan kuat terkait penggunaan anggaran negara.
“Setiap rupiah uang rakyat harus disalurkan secara tepat sasaran dan bertanggung jawab,” menjadi pesan utama dalam pertemuan tersebut.
Selain itu, ia menekankan pentingnya eksekusi anggaran secara tepat waktu untuk menghindari pemborosan dan kebocoran.
Komitmen Berantas Korupsi
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan tata kelola negara yang bersih.
“Ini adalah langkah tegas untuk mewujudkan pemerintahan yang bebas dari korupsi,” jelas Teddy.
Penguatan fungsi pengawasan melalui PPATK diharapkan mampu menutup celah penyalahgunaan dana negara.
Sinyal Penguatan Sistem Pengawasan Nasional
Langkah Presiden memanggil PPATK secara rutin menunjukkan adanya fokus serius pada penguatan sistem pengawasan keuangan nasional.
Kebijakan ini dipandang sebagai strategi preventif dalam mencegah potensi penyimpangan anggaran di berbagai sektor. (*)
Poin Utama Berita
- Presiden Prabowo panggil Ketua PPATK dan Mensesneg ke Hambalang
- Pertemuan membahas evaluasi transaksi dan pengawasan keuangan negara
- Presiden tekankan transparansi dan akuntabilitas anggaran
- Uang rakyat harus tepat sasaran dan dikelola bertanggung jawab
- Komitmen kuat pemerintah dalam pemberantasan korupsi
- Agenda merupakan pertemuan rutin bulanan dengan PPATK

















