Kebakaran hebat menghanguskan satu rumah di Kecamatan Gantar, Indramayu. Polisi menduga api berasal dari charger ponsel yang masih tertancap di terminal listrik hingga memicu korsleting.
INDRAMAYU | Sentrapos.co.id – Sebuah rumah milik warga di Blok Pasar Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, hangus dilalap si jago merah akibat dugaan korsleting listrik dari charger ponsel yang lupa dicabut dari stopkontak.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (27/5/2026) dan menyebabkan seluruh bangunan rumah beserta harta benda di dalamnya ludes terbakar.
Kapolsek Gantar, Iptu Sutarko, mengatakan rumah yang terbakar diketahui milik warga bernama Tarjani (42).
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun seluruh bangunan dan aset berharga milik korban hangus terbakar,” ujar Iptu Sutarko, Kamis (28/5/2026).
Api Diduga Berasal dari Charger HP di Kamar Belakang
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga bermula dari charger ponsel yang masih tertancap pada terminal listrik di dalam kamar belakang rumah.
Pemilik rumah awalnya melihat percikan api muncul dari dalam ruangan tersebut sebelum kobaran api dengan cepat membesar.
“Saat dicek, api berasal dari charger ponsel yang masih tertancap di terminal listrik,” jelas Sutarko.
Api kemudian merembet ke seluruh bagian rumah dan membuat penghuni panik hingga langsung meminta bantuan petugas melalui layanan darurat 110.
Menerima laporan sekitar pukul 11.00 WIB, personel kepolisian bersama warga sekitar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya.
Polisi dan Warga Bahu-Membahu Padamkan Api
Petugas bersama masyarakat Blok Pasar Desa Sanca berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar permukiman padat penduduk.
“Personel kami bersama masyarakat melakukan upaya lokalisir dan pemadaman api secara terpadu,” kata Sutarko.
Berkat kerja sama warga dan aparat kepolisian, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Polisi Imbau Warga Waspada Instalasi Listrik
Berkaca dari kejadian tersebut, Kapolsek Gantar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan perangkat elektronik di rumah.
Warga diminta rutin memeriksa kondisi instalasi listrik dan menghindari penggunaan terminal listrik secara berlebihan.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar membiasakan mencabut charger ponsel maupun perangkat elektronik lain setelah digunakan.
“Hal ini penting diperhatikan guna mencegah terjadinya musibah serupa di kemudian hari,” tegas Sutarko.
Kasus kebakaran rumah akibat korsleting listrik sendiri masih menjadi salah satu penyebab kebakaran paling dominan di permukiman warga.
Polisi berharap masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan demi menghindari risiko kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda.
(*)
Poin Utama Berita
- Rumah warga di Indramayu hangus terbakar akibat dugaan korsleting listrik.
- Api diduga berasal dari charger HP yang masih tertancap di stopkontak.
- Kebakaran terjadi di Blok Pasar Desa Sanca, Kecamatan Gantar.
- Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
- Kerugian korban ditaksir mencapai Rp50 juta.
- Polisi dan warga bahu-membahu memadamkan api.
- Polisi mengimbau warga rutin mengecek instalasi listrik rumah.
- Masyarakat diminta mencabut charger setelah digunakan.

















