Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPERISTIWAVIRAL

Viral WNA Jepang Diduga Ditawari Prostitusi Anak di Jakarta, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

37
×

Viral WNA Jepang Diduga Ditawari Prostitusi Anak di Jakarta, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Video viral yang menyeret nama Lokasari dan dugaan prostitusi anak di bawah umur kini diselidiki polisi bersama tim siber Polda Metro Jaya. Polisi menyebut lokasi dalam video ternyata bukan berada di kawasan Lokasari.

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video seorang warga negara asing (WNA) asal Jepang yang diduga ditawari layanan prostitusi anak di bawah umur di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Video yang viral melalui akun media sosial X @hunter_tnok itu memperlihatkan seorang pria Jepang berjalan di kawasan hiburan malam yang disebut sebagai Lokasari Square. Dalam rekaman tersebut, sejumlah orang diduga mucikari terdengar menawarkan perempuan dengan menyebut usia mulai dari 15 hingga 17 tahun.

Narasi dalam unggahan itu pun langsung memicu kemarahan publik dan sorotan luas di media sosial.

“Dalam video yang diunggah ke YouTube oleh seorang pria Jepang pada April 2026, terlihat para mucikari di Lokasari berulang kali meneriakkan kata ‘Seventeen’ dan ‘Perawan’ untuk mempromosikan prostitusi anak,” tulis akun X @hunter_tnok.

Menanggapi viralnya video tersebut, Polsek Metro Tamansari bergerak cepat dengan menggandeng Tim Cyber Polda Metro Jaya untuk menyelidiki keaslian video maupun akun yang menyebarkan konten tersebut.

Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M Zulfikar mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait identitas perekam hingga lokasi sebenarnya dalam video viral itu.

“Kami masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman bersama Cyber Polda Metro Jaya terkait video yang beredar,” ujar Kompol Bobby, Kamis (28/5/2026).

Polisi Sebut Lokasi Video Bukan di Lokasari

Meski narasi video menyebut praktik prostitusi anak terjadi di kawasan Lokasari, polisi menegaskan hasil pengecekan lapangan menunjukkan lokasi dalam video bukan berada di pusat hiburan Lokasari.

Menurut Bobby, lokasi yang terekam dalam video berada di kawasan Jalan Mangga Besar, Jakarta Barat.

“Kalau di video disebut Lokasari, namun hasil pengecekan kami berbeda. Lokasinya berada di daerah Mangga Besar, bukan di Lokasari,” tegas Bobby.

Polisi juga mengonfirmasi bangunan dengan lorong panjang yang muncul dalam video merupakan sebuah wisma atau penginapan biasa.

Namun hingga kini, aparat belum menemukan bukti adanya praktik prostitusi anak seperti yang dinarasikan dalam video viral tersebut.

Pengelola wisma disebut membantah adanya aktivitas prostitusi terselubung di lokasi mereka.

“Dari pengelola tidak ada keterangan terkait praktik prostitusi. Tempat itu hanya penginapan biasa yang disewakan secara umum,” jelas Bobby.

Polisi Ungkap Ada Dua Laporan Berbeda

Dalam keterangannya, Bobby juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian menerima dua laporan berbeda terkait dugaan prostitusi anak di kawasan Tamansari dalam waktu berdekatan.

Kasus pertama merupakan video lama yang sebelumnya telah diperiksa polisi dan dinyatakan tidak terbukti mengandung praktik prostitusi anak.

Sementara video yang kini viral masih dalam tahap penyelidikan mendalam.

“Video lama sebelumnya sudah dipastikan tidak terbukti ada prostitusi anak. Sedangkan video baru yang viral saat ini masih dalam proses lidik,” ungkap Bobby.

Selain melakukan penyelidikan digital, polisi juga telah meminta keterangan pengelola kawasan, pengurus RT/RW, hingga tokoh masyarakat setempat.

Warga dan pengelola lingkungan disebut mendukung penuh pengusutan kasus tersebut serta menolak keras segala bentuk eksploitasi anak dan praktik prostitusi di wilayah Tamansari.

Kasus ini pun menjadi sorotan serius publik karena menyangkut dugaan eksploitasi anak di bawah umur yang merupakan tindak pidana berat dan pelanggaran hak asasi manusia.

Hingga kini, polisi masih terus mendalami kebenaran video viral tersebut guna memastikan fakta sebenarnya di lapangan.

(*)


Poin Utama Berita

  • Video WNA Jepang diduga ditawari prostitusi anak viral di media sosial.
  • Polisi menggandeng Tim Cyber Polda Metro Jaya untuk menyelidiki video.
  • Lokasi dalam video disebut bukan berada di kawasan Lokasari.
  • Polisi menyebut lokasi sebenarnya berada di kawasan Mangga Besar.
  • Pengelola wisma membantah adanya praktik prostitusi anak.
  • Polisi menerima dua laporan berbeda terkait dugaan prostitusi anak.
  • Video lama sebelumnya sudah dinyatakan tidak terbukti.
  • Kasus video baru masih dalam tahap penyelidikan mendalam.