Curhatan Pilu Onyo di Media Sosial Jadi ‘Lampu Kuning’ Hak Asuh Anak, Kuasa Hukum Sebut Ada Indikasi Provokasi Hingga Verbal Abuse.
JAKARTA, Sentrapos.co.id – Jagat hiburan tanah air kembali diguncang oleh babak baru konflik pasca-perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Suasana mendadak memanas setelah putra angkat mereka, Betrand Peto alias Onyo, mengunggah sebuah curahan hati (curhat) kontroversial di akun Instagram pribadinya. Unggahan bernada pilu tersebut secara tersirat mengisyaratkan bahwa dirinya pernah mendapatkan perlakuan kasar berupa tamparan dari adik kandung Sarwendah.
Postingan mengejutkan ini langsung menjadi buah bibir netizen dan memicu polemik liar di ruang publik. Ruben Onsu mengaku sangat terkejut dan syok saat pertama kali mengetahui curhatan sang putra. Kendati demikian, presenter kondang tersebut memilih berhati-hati dan belum memberikan komentar mendalam secara detail guna menghindari kesalahpahaman sebelum berbicara empat mata dengan Betrand.
“Melebarnya jadi ke mana-mana. Saya kaget dan belum sempat mengobrol langsung dengan Betrand karena khawatir ada salah tafsir. Yang saya inginkan sebenarnya sederhana, hanya waktu yang adil untuk bertemu dengan anak-anak saya.”— Ruben Onsu, Menanggapi Isu di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Meskipun Ruben memilih menahan diri, reaksi keras justru datang dari kuasa hukumnya, Minola Sebayang. Minola menilai bahwa unggahan Betrand Peto merupakan sebuah “lampu kuning” atau sinyal darurat bagi Ruben untuk segera turun tangan memperjuangkan hak asuh anak. Sang pengacara secara blak-blakan menyebut bahwa lingkungan tempat tinggal Betrand saat ini disinyalir sudah tidak aman karena diwarnai oleh tindakan hasutan, provokasi, hingga kekerasan verbal (verbal abuse).
Di tengah memanasnya isu kekerasan ini, sebuah angin segar muncul setelah pihak Sarwendah dikabarkan melayangkan undangan untuk duduk bersama dan berdiskusi demi meredakan tensi. Ruben menyambut baik ajakan tersebut dan mendelegasikan tim hukumnya untuk hadir dalam pertemuan tertutup itu, dengan harapan besar dapat menemukan titik temu yang objektif bagi masa depan anak-anak mereka.
Sebagaimana diketahui, polemik antara Ruben dan Sarwendah kian kompleks pasca-putusan cerai pada 24 September 2024 lalu. Hubungan keduanya terus diterpa isu miring mulai dari sengketa aset gana-gini, nafkah anak yang sempat tersendat, urusan rumah yang dijadikan jaminan utang, hingga pembatasan waktu bertemu anak. Pertemuan mediasi yang dijadwalkan dalam waktu dekat ini diharapkan mampu menjadi solusi final dan memangkas drama berkepanjangan yang mulai berdampak pada psikologis anak. (*)
Poin Utama Berita
- Curhatan Kontroversial: Betrand Peto memicu kehebohan lewat unggahan Instagram yang mengisyaratkan dirinya pernah ditampar oleh adik Sarwendah.
- Respons Ruben Onsu: Ruben mengaku syok dan memilih tidak gegabah berkomentar sebelum berbicara langsung secara privat dengan Onyo.
- Sinyal Hak Asuh: Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, mendesak kliennya merebut hak asuh karena menilai lingkungan anak penuh intimidasi dan verbal abuse.
- Ajakan Mediasi: Pihak Sarwendah secara resmi mengajak Ruben Onsu duduk bersama untuk berdiskusi demi meredakan perselisihan yang kian melebar.
- Fokus Utama Ruben: Ruben menegaskan dirinya hanya ingin mendapatkan hak dan akses waktu yang jelas untuk menemui anak-anaknya tanpa hambatan.
- Akar Konflik: Polemik pasca-cerai 2024 ini mencakup sengketa harta gana-gini, nafkah anak, hingga masalah rumah yang menjadi jaminan utang perusahaan.
















