Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWA

Dahnil Sebut Prabowo Layak Dijuluki ‘Bapak Haji Indonesia’, Dinilai Bawa Reformasi Besar Tata Kelola Haji

20
×

Dahnil Sebut Prabowo Layak Dijuluki ‘Bapak Haji Indonesia’, Dinilai Bawa Reformasi Besar Tata Kelola Haji

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto layak mendapat julukan sebagai “Bapak Haji Indonesia”.

Pernyataan itu disampaikan Dahnil menyusul komitmen besar Presiden Prabowo dalam mendorong reformasi tata kelola penyelenggaraan ibadah haji agar lebih profesional, modern, dan berpihak kepada jamaah.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Menurut Dahnil, Prabowo secara khusus memberikan arahan agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini menjadi momentum sejarah baru bagi pelayanan haji Indonesia.

“Pesan dari Presiden Prabowo sebelum saya berangkat, tahun ini harus menjadi sejarah baru pengelolaan dan tata kelola haji. Harus jauh lebih baik sebagai bukti kehadiran negara,” kata Dahnil, Senin (18/5/2026).

Dahnil menilai perhatian Presiden terhadap pelayanan jamaah haji sangat besar, bahkan disebut menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan publik keagamaan.

Dinilai Dorong Reformasi Besar Tata Kelola Haji

Menurut Dahnil, salah satu bukti konkret komitmen Prabowo adalah pembentukan Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian mandiri yang secara khusus menangani urusan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah nasional.

Selain itu, pemerintah juga melakukan revitalisasi fungsi kelembagaan guna memperbaiki sistem birokrasi, pelayanan, hingga koordinasi teknis pelaksanaan ibadah haji.

“Bagi kami, komitmen Presiden terhadap haji itu luar biasa tinggi. Saya sering menyebutkan di Kementerian Haji, harusnya Pak Prabowo ini diberi gelar Bapak Haji Indonesia,” ujarnya.

Dahnil mengatakan, perubahan signifikan yang saat ini mulai dijalankan tidak lepas dari dorongan langsung Presiden Prabowo yang ingin pelayanan jamaah semakin maksimal dan profesional.

Ia menilai reformasi yang dilakukan pemerintah berpotensi membawa perubahan sistemik dalam tata kelola haji Indonesia ke depan.

“Karena perubahan-perubahan signifikan, beliau yang dorong kehadiran Kementerian Haji, kemudian fungsi-fungsinya direvitalisasi. Sebenarnya Pak Prabowo ini pantas kita sebut sebagai Bapak Haji Indonesia,” tegas Dahnil.

Pemerintah Fokus Tingkatkan Layanan Jamaah

Pemerintah saat ini terus mendorong peningkatan kualitas layanan jamaah haji mulai dari keberangkatan, akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga pendampingan selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Langkah reformasi tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan klasik penyelenggaraan haji yang selama ini menjadi sorotan publik.

Selain meningkatkan pelayanan, pembenahan tata kelola juga diarahkan untuk memperkuat transparansi, efisiensi, dan kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Indonesia. (*)


Poin Utama Berita

  • Wamenhaj Dahnil menyebut Prabowo layak dijuluki “Bapak Haji Indonesia”.
  • Prabowo dinilai memiliki komitmen tinggi dalam reformasi tata kelola haji.
  • Presiden meminta penyelenggaraan haji tahun ini menjadi sejarah baru pelayanan haji nasional.
  • Pemerintah membentuk Kementerian Haji dan Umrah sebagai langkah strategis.
  • Revitalisasi fungsi kelembagaan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah.
  • Pemerintah fokus memperbaiki sistem birokrasi dan layanan haji secara menyeluruh.
  • Reformasi diharapkan membawa perubahan besar dalam pengelolaan haji Indonesia.