BANGKALAN | Sentrapos.co.id — Aksi kekerasan terhadap seorang perempuan penjaga loket karcis bus di Terminal Bangkalan, Jawa Timur, viral di media sosial setelah video keributan di lokasi tersebar luas dan menuai perhatian publik.
Korban diketahui bernama Diana Novita, yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga loket karcis bus di terminal tersebut. Ia mengaku menjadi korban pemukulan oleh seorang pria berinisial HS, yang disebut-sebut sebagai preman terminal.
Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat suasana terminal sempat memanas akibat keributan yang melibatkan sejumlah orang. Insiden itu disebut bermula dari cekcok antara anak korban dengan penjaga loket lain terkait persoalan penumpang.
Perdebatan yang awalnya hanya adu mulut kemudian berkembang menjadi ketegangan yang memicu kericuhan di area terminal.
Saat situasi memanas, Diana mengaku berusaha melerai dan menahan anaknya agar pertengkaran tidak semakin meluas. Namun nahas, saat mencoba menenangkan keadaan, dirinya justru diduga menjadi korban pemukulan dari belakang.
“Saya takut terjadi perkelahian, saya pegang anak saya, saya lerai takut terjadi perkelahian. Waktu saya megang anak saya dari belakang, langsung saya dipukul sama preman yang namanya Hamsi gitu,” ujar Diana.
Korban menyebut aksi kekerasan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan uang keamanan yang selama ini diminta kepada para agen atau pengelola loket di terminal.
Menurut pengakuannya, dirinya disebut kerap dimusuhi lantaran menolak memberikan sejumlah uang yang diminta secara paksa.
“Karena agen yang enggak mau bayar preman itu makanya saya itu dimusuhi sama Hamsi itu,” lanjutnya.
Akibat kejadian tersebut, suasana terminal kembali ricuh sebelum akhirnya berhasil diredam oleh petugas terminal yang berada di lokasi.
Usai insiden terjadi, Diana langsung melaporkan kasus dugaan penganiayaan tersebut ke Polres Bangkalan. Laporan itu turut dilengkapi hasil visum rumah sakit sebagai bukti pendukung.
Kasus ini pun memicu sorotan masyarakat setelah video keributan dan dugaan aksi premanisme di terminal tersebar luas di media sosial. Warganet mendesak aparat kepolisian segera menindak tegas pelaku serta memberantas praktik pungutan liar yang diduga meresahkan para pekerja dan pengelola loket di terminal.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan tersebut. (*)
Poin Utama Berita
- Penjaga loket Terminal Bangkalan diduga dipukul pria yang disebut preman terminal.
- Video keributan di terminal viral di media sosial.
- Korban bernama Diana Novita mengaku dipukul saat melerai pertengkaran.
- Pemicu awal keributan diduga karena persoalan penumpang antar penjaga loket.
- Korban mengungkap dugaan adanya pungli berkedok uang keamanan di terminal.
- Diana telah melapor ke Polres Bangkalan dengan membawa hasil visum rumah sakit.
- Publik mendesak polisi menindak tegas pelaku dan memberantas premanisme terminal.

















