Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BOLA

Tendangan Kungfu Viral di EPA U-20! Fadly Alberto Hengga Dicoret Timnas, Diduga Dipicu Ucapan Rasis

37
×

Tendangan Kungfu Viral di EPA U-20! Fadly Alberto Hengga Dicoret Timnas, Diduga Dipicu Ucapan Rasis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Insiden brutal mengguncang dunia sepak bola usia muda Indonesia. Aksi tendangan kungfu yang dilakukan pemain Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto Hengga, saat menghadapi Dewa United U-20 dalam ajang Elite Pro Academy U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026), menuai kecaman luas.

Aksi berbahaya tersebut viral di media sosial dan memicu reaksi keras publik. Tendangan keras yang mengarah ke tubuh lawan dinilai tidak mencerminkan sportivitas, terlebih terjadi di level pembinaan pemain muda.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Dugaan Rasisme Picu Emosi

Manajer Bhayangkara U-20, Yongky Pandu Pamungkas, mengungkapkan bahwa insiden tersebut diduga dipicu oleh ucapan bernuansa rasis yang diterima pemainnya di lapangan.

“Ada pengakuan dari pemain terkait dugaan ucapan rasis yang memancing emosi,” ujar Yongky di Semarang, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan pengakuan Fadly Alberto, dirinya tersulut emosi setelah mendapat perlakuan tidak pantas dari pemain lawan.

“Dia merasa ada perlakuan rasis terhadap dirinya. Sehingga emosi dan meluapkannya dalam bentuk tindakan tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, pihak manajemen tetap menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Bhayangkara Minta Maaf dan Lakukan Evaluasi

Bhayangkara FC menyesalkan insiden tersebut dan menegaskan komitmennya terhadap nilai sportivitas.

“Kami tidak membenarkan tindakan pemain kami. Ini tidak baik, apalagi di level pembinaan usia muda,” tegas Yongky.

Ia juga memastikan bahwa tim pelatih tidak terlibat dalam kericuhan, bahkan berupaya meredam situasi. Disebutkan, pelatih kiper sempat menjadi korban saat mencoba melerai.

Sebagai langkah lanjutan, manajemen akan melakukan evaluasi internal dan pembinaan khusus terhadap pemain yang terlibat.

“Kami akan melakukan pembinaan secara khusus. Bagaimanapun juga, dia adalah pemain binaan kami sejak usia dini,” tambahnya.

Dicoret dari Timnas Indonesia U-20

Konsekuensi serius langsung diterima Fadly Alberto. Ia resmi dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-20.

Keputusan tegas ini diambil oleh Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, yang langsung menginstruksikan pelatih Nova Arianto untuk mencoret sang pemain.

“Saya langsung sampaikan kepada Coach Nova untuk segera mencoretnya dari tim karena tidak bagus ada pemain yang bertingkah seperti itu,” ujar Sumardji.

Padahal, Fadly Alberto sebelumnya dikenal sebagai salah satu talenta muda potensial yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-17 dan U-20.

Alarm Serius Sepak Bola Usia Muda

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi ekosistem sepak bola Indonesia, khususnya dalam pembinaan usia muda. Selain pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, isu sensitif seperti rasisme juga harus ditangani secara serius.

Dengan sorotan publik yang semakin besar, diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi momentum perbaikan sistem pembinaan sepak bola nasional. (*)


Poin Utama Berita

  • Tendangan kungfu pemain Bhayangkara U-20 viral dan menuai kecaman
  • Fadly Alberto diduga terpancing ucapan rasis di lapangan
  • Manajemen Bhayangkara menyesalkan dan tidak membenarkan aksi tersebut
  • Dilakukan evaluasi internal dan pembinaan khusus pemain
  • Fadly Alberto resmi dicoret dari Timnas Indonesia U-20
  • Keputusan tegas diambil oleh Ketua BTN Sumardji
  • Insiden jadi alarm serius bagi pembinaan sepak bola usia muda