Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Perampok Bersamurai Lukai Ibu dan Anak di Depok, Jari Korban Nyaris Putus Saat Melawan Pelaku

2
×

Perampok Bersamurai Lukai Ibu dan Anak di Depok, Jari Korban Nyaris Putus Saat Melawan Pelaku

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pelaku Masuk Lewat Ventilasi Rumah, Polisi Buru Pria Bertubuh Kurus Terekam CCTV

DEPOK, SENTRAPOS.CO.ID – Aksi perampokan disertai kekerasan menggemparkan warga Sukamaju Baru, Kota Depok, Jawa Barat, setelah seorang pelaku nekat menyatroni sebuah rumah keluarga pada Senin (8/6/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, dua penghuni rumah yakni seorang ibu bernama Elis dan putrinya, Gebby, mengalami luka serius akibat sabetan pedang samurai yang digunakan pelaku saat berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Berdasarkan keterangan keluarga korban, pelaku diduga masuk dengan cara melompati pagar samping rumah dan menyusup melalui ventilasi udara yang berada di atas pintu samping rumah.

Saat beraksi, keberadaan pelaku lebih dulu dipergoki oleh Gebby yang saat itu masih terjaga. Diduga panik karena aksinya diketahui, pelaku langsung mengambil pedang samurai milik pemilik rumah yang biasa disimpan di dekat pintu masuk.

“Kemungkinan karena pelaku kaget dan keponakan saya juga kaget melihat pelaku berada di dalam rumah. Terjadi pergulatan dan pelaku kemudian memegang samurai yang memang milik keluarga,” ungkap Lauren Stumilar, kerabat korban.

Situasi semakin mencekam ketika Gebby berteriak meminta pertolongan. Suara tersebut membangunkan sang ibu, Elis, yang kemudian berusaha membantu anaknya menghadapi pelaku.

Namun upaya perlawanan tersebut justru membuat keduanya mengalami luka cukup parah akibat sabetan senjata tajam.

“Elis mengalami luka serius di tangan kanan dan salah satu jarinya hampir putus. Sementara Gebby mengalami luka cukup dalam di bagian kepala hingga harus mendapatkan jahitan karena luka mencapai tulang kepala. Selain itu terdapat luka di pelipis dan sejumlah memar di tangan akibat mempertahankan diri,” jelas Lauren.

Menurut keluarga, aksi pelaku akhirnya terhenti setelah suami korban yang berada di kamar lain terbangun akibat mendengar teriakan keras dari dalam rumah. Menyadari situasi semakin berisiko, pelaku langsung melarikan diri.

Meski gagal membawa banyak barang berharga, pelaku sempat menggondol satu unit telepon genggam milik korban sebelum kabur dari lokasi.

Polisi Lakukan Penyelidikan dan Buru Pelaku

Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi menjadi petunjuk penting bagi penyidik. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku terlihat mengenakan celana pendek dan baju bergaris-garis dengan postur tubuh kurus.

“Dari rekaman CCTV terlihat pelaku berbadan kurus, memakai celana pendek dan baju bergaris-garis. Setelah kejadian, ia melarikan diri ke arah Jakarta,” kata Lauren.

Pihak keluarga menduga pelaku beraksi seorang diri. Namun kemungkinan adanya rekan yang menunggu di luar lokasi masih menjadi bagian dari penyelidikan aparat kepolisian.

Usai kejadian, kedua korban langsung mendapatkan penanganan medis di RS Sentra Medika Cimanggis sebelum akhirnya dirujuk ke RS Mitra Keluarga Husada Cibinong karena luka yang cukup serius dan memerlukan tindakan operasi.

“Kerugian materi sementara hanya satu unit handphone. Namun dampak fisik yang dialami korban sangat besar karena membutuhkan tindakan operasi akibat kedalaman luka yang cukup serius,” terang Lauren.

Keluarga korban juga mengaku tidak mengenali secara pasti identitas pelaku. Namun berdasarkan ciri fisik yang terlihat saat kejadian, korban merasa wajah dan postur pelaku menyerupai seseorang yang pernah dikenal keluarga sejak lama.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya laporan perampokan disertai kekerasan tersebut. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku.

Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas serta motif pelaku. (*)


Poin Utama Berita

  • Perampokan disertai kekerasan terjadi di Sukamaju Baru, Depok, Senin dini hari.
  • Pelaku masuk rumah dengan melompati pagar dan menyusup melalui ventilasi pintu.
  • Aksi pelaku dipergoki penghuni rumah sehingga terjadi pergulatan.
  • Pelaku menggunakan pedang samurai milik korban untuk menyerang ibu dan anak.
  • Elis mengalami luka serius di tangan hingga jari hampir putus.
  • Gebby mengalami luka cukup dalam di kepala hingga mencapai tulang.
  • Pelaku hanya membawa kabur satu unit handphone.
  • CCTV merekam pelaku berbadan kurus mengenakan pakaian bergaris-garis.
  • Polisi telah melakukan olah TKP dan memburu pelaku.
  • Korban menjalani perawatan intensif dan tindakan operasi akibat luka berat.