Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
TEKNO & GAME

Kolaborasi eFootball x Naruto Tuai Kontroversi! Gamer Terbelah, Ada yang Antusias hingga Ancam Uninstall

31
×

Kolaborasi eFootball x Naruto Tuai Kontroversi! Gamer Terbelah, Ada yang Antusias hingga Ancam Uninstall

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Kolaborasi antara eFootball dan Naruto memicu gelombang kontroversi di kalangan gamer global. Alih-alih disambut meriah, kolaborasi ini justru membelah komunitas menjadi dua kubu: pendukung dan penolak keras.

Sebagian pemain menyambut kolaborasi ini sebagai inovasi unik lintas genre. Namun, tidak sedikit yang menilai langkah Konami terlalu jauh dari esensi simulasi sepak bola yang selama ini menjadi identitas eFootball.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Ini bukan lagi soal sepak bola, tapi gimmick berlebihan yang merusak realisme permainan,” keluh salah satu gamer di forum komunitas.

Realisme Sepak Bola Dipertanyakan

Masuknya elemen Naruto dinilai mengganggu nuansa realistis yang selama ini dibangun eFootball. Mulai dari efek jurus seperti Rasen Shuriken hingga kemunculan visual raksasa seperti Susanoo dan Kyuubi di stadion.

Bahkan, pemain dunia nyata seperti Robert Lewandowski digambarkan dengan gaya ala anime, yang dinilai tidak relevan dengan simulasi olahraga.

“Lapangan hijau berubah jadi panggung anime. Ini kehilangan marwah sepak bola,” kritik gamer lainnya.

Konten Dinilai Tidak Konsisten

Kontroversi juga muncul terkait distribusi konten. Beberapa pemain seperti Gareth Bale dan Marcelo mendapat efek spesial bertema Naruto, sementara pemain lain seperti Pierre-Emerick Aubameyang tidak mendapat perlakuan serupa.

Hal ini memicu tudingan ketidakadilan, terutama karena konten diperoleh melalui sistem gacha.

“Kalau kontennya tidak merata, ini merugikan pemain yang berharap koleksi lengkap,” ujar pengguna.

Beban Performa dan Memori

Update kolaborasi ini juga membawa dampak teknis. Tambahan efek visual, animasi, dan properti membuat game menjadi lebih berat, terutama bagi pengguna dengan perangkat terbatas.

Fitur seperti animasi selebrasi, efek tendangan, hingga proyeksi visual dianggap membebani performa tanpa memberikan peningkatan gameplay yang signifikan.

Gangguan PVP Online Picu Emosi

Masalah lain yang muncul adalah gangguan pada mode online (PVP). Banyak pemain melaporkan pertandingan tiba-tiba crash atau tidak selesai, meskipun sudah unggul.

“Sudah menang, tiba-tiba game crash. Ini bukan lagi soal skill, tapi soal kesabaran,” keluh pemain.

Konami telah mengakui adanya bug tersebut dan menjanjikan kompensasi, namun sebagian pemain menilai langkah itu belum cukup.

Antara Inovasi dan Identitas Game

Kolaborasi ini membuka perdebatan besar: apakah inovasi lintas industri bisa memperkaya pengalaman bermain, atau justru merusak identitas utama sebuah game?

Bagi sebagian gamer, eFootball kini berada di persimpangan antara hiburan kreatif dan kehilangan jati diri sebagai simulator sepak bola. (*)


Poin Utama Berita

  • Kolaborasi eFootball x Naruto picu pro dan kontra
  • Gamer terbagi antara antusias dan kecewa
  • Elemen anime dinilai merusak realisme sepak bola
  • Konten tidak merata, muncul kritik diskriminasi pemain
  • Update game dianggap membebani memori dan performa
  • Masalah PVP online memicu keluhan pemain
  • Konami janji kompensasi, tapi dinilai belum cukup
error: Content is protected !!