JAKARTA | Sentrapos.co.id — Kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) yang menyeret mantan istri komedian Andre Taulany, Erin, menjadi sorotan publik setelah korban bernama Herawati buka suara mengenai perlakuan yang dialaminya.
Dalam keterangannya kepada awak media di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2026), Herawati mengaku sejak awal bekerja dirinya sudah sering menerima perlakuan kasar secara verbal.
“Awal-awal kerja sudah sering dimaki-maki. Dibilang tolol, bego. Saya juga lihat pekerja lain diperlakukan sama,” ujar Herawati.
Mengaku Pernah Ditodong Pisau
Herawati mengungkapkan perlakuan kasar tersebut semakin membuatnya merasa tidak nyaman hingga akhirnya berniat mengundurkan diri.
Namun sebelum keluar dari pekerjaannya, ia mengaku sempat mengalami peristiwa yang membuatnya ketakutan.
Menurut pengakuannya, Erin pernah memanggil dirinya sambil memegang pisau dapur dan memberikan peringatan dengan nada keras.
“Dia pegang pisau dapur sambil bilang kerja jangan sembarangan. Saya takut sekali waktu itu,” ungkapnya.
Dipukul dengan Sapu hingga Ditendang
Puncak dugaan penganiayaan disebut terjadi saat Herawati dimarahi karena dianggap tidak membuka gorden dan tidak menutup pintu kamar mandi.
Emosi Erin disebut memuncak hingga mengambil sapu lidi dan memukul bagian belakang kepala korban.
“Saya dipukul pakai gagang sapu lidi di kepala belakang sambil dimaki-maki,” katanya.
Herawati mengaku sempat memohon agar tidak diperlakukan dengan kekerasan.
Namun situasi disebut semakin memanas ketika dirinya mencoba menghubungi penyalur ART untuk meminta dijemput.
Menurut Herawati, Erin disebut marah besar dan mengancam tidak akan membayar gajinya.
“Saya bilang tidak apa-apa tidak digaji, yang penting saya bisa keluar dari rumah itu,” tutur Herawati.
Tak hanya itu, korban juga mengaku sempat ditendang hingga terjatuh ke belakang.
Polisi Disebut Sempat Datang ke Lokasi
Penyalur ART bernama Nia Damanik kemudian mendatangi rumah Erin untuk menjemput Herawati.
Namun menurut pengakuan korban, pihak rumah disebut sempat menghalangi penjemputan hingga akhirnya Nia datang bersama polisi.
Dalam situasi tersebut, Herawati mengaku kembali mengalami tindakan kasar.
“Saya dicekik, ditarik bajunya dan dipaksa naik ke atas,” katanya.
Korban mengaku berusaha menyelamatkan diri hingga akhirnya berhasil keluar rumah tanpa membawa barang-barang pribadinya.
Kasus dugaan penganiayaan tersebut kini menjadi perhatian publik dan tengah dalam proses hukum di Polres Metro Jakarta Selatan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Erin terkait tuduhan yang disampaikan mantan ART tersebut. (*)
Poin Utama Berita
- Mantan ART bernama Herawati mengaku mengalami dugaan penganiayaan.
- Korban menyebut sering dimaki dengan kata kasar sejak awal bekerja.
- Herawati mengaku pernah ditodong pisau dapur oleh Erin.
- Dugaan kekerasan fisik disebut terjadi menggunakan sapu lidi.
- Korban mengaku ditendang dan dicekik saat hendak keluar rumah.
- Penyalur ART disebut datang bersama polisi untuk menjemput korban.
- Kasus kini menjadi perhatian publik dan tengah diproses hukum.
- Pihak Erin belum memberikan keterangan resmi.

















