PASURUAN | Sentrapos.co.id — Seorang pekerja bangunan bernama Suwadi, warga Desa Segoropuro, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, mengalami kecelakaan kerja akibat tersengat listrik tegangan tinggi saat memasang atap proyek pembangunan Markas Koramil 0819/08 Rejoso, Sabtu (16/5/2026) pagi.
Korban sempat pingsan di atas bangunan setelah tubuhnya tersambar aliran listrik dari kabel jaringan tegangan menengah (JTM) milik PLN yang berada dekat lokasi proyek.
Rekan-rekan korban langsung melakukan evakuasi darurat untuk menyelamatkan Suwadi dari atas bangunan.
Peristiwa itu terjadi ketika korban bersama pekerja lain tengah memasang genteng dan mengukur ketebalan bubungan atau wuwung atap.
Salah satu rekan kerja korban, Basori (40), mengatakan saat kejadian korban sedang menarik tali sebagai acuan pemasangan atap agar tetap lurus.
“Saya lihat kaki-kakinya menyala, langsung panik karena ada percikan api dari tubuh korban,” ujar Basori.
Korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Rejoso untuk mendapatkan penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Bangil akibat luka bakar serius yang dideritanya.
Komandan Koramil 0819/08 Rejoso, Kapten Cpl Adia Warman, mengatakan pihaknya langsung memberikan pendampingan kepada korban sejak proses evakuasi hingga perawatan di rumah sakit.
“Personel kami mendampingi korban mulai dari Puskesmas hingga dirujuk ke RSUD Bangil,” kata Kapten Adia Warman.
Ia memastikan pihak Koramil akan terus memantau kondisi kesehatan korban dan berkoordinasi terkait biaya pengobatan maupun proses pemulihan hingga korban sembuh.
Menurutnya, pihak Koramil sebenarnya telah berulang kali mengingatkan para pekerja untuk berhati-hati karena lokasi proyek berada sangat dekat dengan kabel listrik tegangan tinggi.
Koramil juga sempat berkoordinasi terkait kemungkinan pemadaman listrik sementara selama proses pengerjaan atap berlangsung.
Namun rencana tersebut terkendala karena kebutuhan pasokan listrik masyarakat sekitar.
“Kami sudah beberapa kali mengingatkan pekerja agar ekstra hati-hati karena lokasi proyek dekat kabel listrik,” tegasnya.
Pasca kejadian tersebut, pihak Koramil kembali berkoordinasi dan melayangkan surat kepada PLN guna mencari solusi penanganan kabel listrik di sekitar area pembangunan.
Meski insiden terjadi, pengerjaan proyek pembangunan Koramil Rejoso dipastikan tetap dilanjutkan dengan pengawasan keselamatan kerja yang lebih ketat.
Pihak Koramil juga meminta seluruh pekerja meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*detik.com)
Poin Utama Berita
- Pekerja proyek pembangunan Koramil Rejoso tersengat listrik tegangan tinggi.
- Korban bernama Suwadi mengalami luka bakar serius dan sempat pingsan.
- Insiden terjadi saat korban memasang atap bangunan dekat kabel PLN.
- Rekan kerja melihat percikan api dari tubuh korban.
- Korban dirujuk ke RSUD Bangil untuk perawatan intensif.
- Koramil mengaku sebelumnya telah mengingatkan pekerja terkait bahaya kabel listrik.
- Pihak Koramil kembali berkoordinasi dengan PLN usai kejadian.

















